Apa saja indikasi dan pilihan pengobatan untuk operasi aneurisma aorta?

Setelah aneurisma aorta didiagnosis, terutama jika diameter aneurisma aorta toraks lebih besar dari 5 cm dan diameter aneurisma aorta abdomen lebih besar dari 6 cm, pembedahan harus segera dilakukan untuk menghindari kecelakaan. Jika terdapat tekanan pada organ penting, gangguan pernapasan, nyeri hebat, dan kecenderungan lain untuk pecah, pembedahan dini harus dilakukan. Untuk aneurisma yang terperangkap akut, jika tidak ada kompresi organ penting atau komplikasi serius, perawatan medis non-bedah harus dipertimbangkan terlebih dahulu, dan pembedahan harus dilakukan setelah kondisinya stabil, karena jaringan dinding pembuluh darah yang terperangkap akut bersifat edema dan rapuh, dan mudah robek dan berdarah setelah dijahit, yang membuat pembedahan menjadi sangat berbahaya. 1. Perawatan non-bedah Pasien harus diobservasi dengan cermat, tekanan darah harus dikontrol dalam kisaran yang sesuai dengan menggunakan obat antihipertensi, obat penenang, dan obat untuk mengurangi kontraktilitas jantung, sehingga pasien dapat beristirahat dengan tenang dan terhindar dari perkembangan lebih lanjut dari penyakit ini. Untuk pasien dengan insufisiensi jantung, obat kardiotonik dapat digunakan. Jika kondisinya semakin parah, pembedahan harus segera dilakukan. 2 . Perawatan bedah Tergantung pada ada tidaknya lesi katup aorta dan panjang serta lokasi aneurisma, metode pengangkatan aneurisma dan penggantian pembuluh darah buatan dapat digunakan. Prosedur ini dilakukan dengan menyambung ujung proksimal dinding aneurisma dengan pembuluh darah buatan dan memasukkan pembuluh darah buatan ke dalam aorta distal.