Cara untuk mencegah timbulnya dan eksaserbasi nefritis di musim dingin dan musim semi

  Setiap kali musim dingin tiba, jumlah pasien di klinik spesialis nefritis meningkat secara signifikan hingga musim semi di tahun mendatang. Apakah nefritis ada hubungannya dengan musim? Jawabannya adalah ya.  Musim dingin dan musim semi adalah musim yang baik untuk infeksi saluran pernapasan, dan di daerah pesisir seperti Shanghai, di mana terdapat perbedaan suhu yang besar antara pagi dan sore hari, infeksi saluran pernapasan bagian atas sangat lazim terjadi pada musim dingin dan musim semi. Infeksi saluran pernafasan bagian atas, termasuk tonsilitis dan otitis media, dapat dengan mudah menyebabkan nefritis akut. Hal ini terutama disebabkan oleh adanya bakteri streptokokus hemolitik yang dapat menyebabkan nefritis akut melalui kompleks imun, dengan pembengkakan, hematuria, proteinuria dan hipertensi. Oleh karena itu, jika seseorang, terutama anak-anak, mengalami sakit tenggorokan, batuk atau demam, penting untuk segera mengobati kondisi tersebut dan jangan pernah menunda-nundanya karena stres karena studi atau kesibukan kerja.  Untuk nefritis kronis, infeksi juga merupakan penyebab penyakit berulang. Data penelitian menunjukkan bahwa infeksi adalah penyebab paling penting dari eksaserbasi nefritis kronis. Meskipun sebagian besar pasien menjadi lebih baik dengan pengobatan yang tepat waktu, namun setiap eksaserbasi akan menyebabkan kerusakan pada ginjal, dan seiring waktu, kondisi ini akan kambuh kembali, dan akhirnya menyebabkan gagal ginjal kronis.  Penderita nefritis dengan hipertensi lebih sulit mengendalikan tekanan darahnya akibat cuaca dingin, yang secara refleks menyebabkan vasokonstriksi, dan hipertensi inilah yang mendorong kemunduran fungsi ginjal hingga terjadi komplikasi serius seperti uremia. Oleh karena itu, pasien nefritis dengan hipertensi harus mengikuti instruksi dokter dan mengontrol tekanan darah mereka dengan hati-hati untuk menghindari kerusakan fungsi ginjal yang cepat.  Ada juga banyak penyakit ginjal, seperti nefritis lupus dan nefropati IgA, yang terkait dengan flu. Oleh karena itu, penting untuk waspada terhadap timbulnya dan eksaserbasi nefritis di musim dingin dan musim semi.  Oleh karena itu, pasien dengan riwayat penyakit ginjal harus melakukan hal-hal berikut sejauh mungkin saat musim dingin dan musim semi mendekat: 1. Memperbaiki ventilasi dan mencegah influenza. Membuka jendela dan pintu secara teratur untuk ventilasi alami dapat secara efektif mengurangi jumlah mikroorganisme di udara dalam ruangan, meningkatkan kualitas udara dalam ruangan, dan mengatur iklim mikro ruang tamu, yang merupakan cara paling sederhana dan efektif untuk mendisinfeksi udara dalam ruangan.  2. Perhatikan kebersihan dan perlindungan pribadi. Kebersihan yang baik adalah kunci untuk mencegah penyakit menular di musim semi. Gantilah dan cucilah pakaian Anda secara teratur dan jemurlah tempat tidur Anda di bawah sinar matahari saat cuaca cerah. Selama musim ketika infeksi pernapasan lazim terjadi, pertemuan harus dikurangi dan tempat-tempat umum harus lebih jarang dikunjungi.  3. Memperkuat olahraga dan kekebalan tubuh. Berpartisipasi aktif dalam latihan fisik, lebih sering keluar rumah untuk menghirup udara segar, berjalan-jalan, jogging, melakukan senam dan tinju setiap hari sehingga qi dan darah tubuh mengalir lancar, otot dan tulang diregangkan dan fisik diperkuat. Hindari olahraga berat dan berat.  4. Jalani kehidupan yang teratur dan tidur yang cukup. Penting untuk membuat pengaturan yang wajar untuk bekerja dan beristirahat, untuk menjalani kehidupan yang teratur dan untuk menggabungkan pekerjaan dan istirahat.  5. Perhatikan detail pakaian dan makanan. Iklim sedang berubah, tambahkan dan lepaskan pakaian pada waktu yang tepat, jangan mengurangi terlalu banyak sekaligus; perhatikan untuk menghindari angin dan dingin setelah berkeringat. Buatlah pengaturan pola makan yang wajar, jangan merokok, jangan minum, jangan makan makanan pedas, untuk mengurangi rangsangan pada saluran pernapasan. Jangan minum air mentah, jangan makan makanan yang tidak bersih, menolak makan makanan laut dan daging mentah dan makan buah dengan kulit. Minum banyak air, konsumsi cukup vitamin, dan makan makanan yang kaya akan protein berkualitas tinggi, gula dan elemen jejak, seperti daging tanpa lemak, telur, kurma, madu, serta sayuran dan buah-buahan segar untuk memperkuat daya tahan tubuh.  6. Mencari pertolongan medis dan pemeriksaan rutin. Oleh karena itu, jika Anda merasa tidak enak badan atau memiliki reaksi serupa, Anda harus segera berkonsultasi dengan dokter, terutama jika Anda mengalami demam atau rutinitas urin yang tidak normal, Anda harus membuat diagnosis yang jelas sesegera mungkin dan segera melakukan pengobatan.