Ikhtisar Pemasangan Alat Bantu Dengar

  Ada sekitar 120 juta orang dengan gangguan pendengaran di seluruh dunia, dan populasi orang dengan gangguan pendengaran dan bicara di China berjumlah 20.57 juta. Tanpa obat konservatif yang ideal untuk gangguan pendengaran sensorineural, metode intervensi utama adalah memakai alat bantu dengar dan implan koklea, yang cocok untuk sebagian besar pasien. Alat bantu dengar adalah penghubung perantara yang vital dan sangat diperlukan dalam rantai dari diagnosis hingga rehabilitasi gangguan pendengaran.  Fungsi alat bantu dengar adalah untuk memperkuat suara sampai tingkat dan dengan cara yang memungkinkan orang dengan gangguan pendengaran untuk berkomunikasi secara efektif menggunakan sisa pendengaran.  Alat bantu dengar yang umum digunakan dapat dibagi ke dalam kategori berikut sesuai dengan penampilan dan posisi pemakaiannya: 1. Alat bantu dengar di belakang telinga: Ini adalah alat bantu dengar yang mengandalkan kait telinga plastik keras yang ditekuk setengah lingkaran dan digantung di belakang telinga. Ada kenop volume dan kenop kontrol program di bagian belakang mesin, baik bertenaga rendah maupun bertenaga tinggi, yang cocok untuk pasien dengan berbagai gangguan pendengaran.  2. Alat bantu dengar di dalam telinga: Ini adalah alat bantu dengar khusus paling awal yang dikembangkan dan diterapkan. Ini menempati rongga kuku dan perahu kuku, dan cangkangnya disesuaikan dengan bentuk kuku pasien, yang membuatnya lebih kokoh dan nyaman dipakai. Ini lebih sesuai dengan posisi alami telinga manusia untuk merasakan suara daripada alat bantu dengar di belakang telinga.  3 . Alat bantu dengar kanal: sedikit lebih kecil dari alat bantu dengar in-the-ear, ini adalah salah satu alat bantu dengar yang lebih populer saat ini. Itu bisa ditempatkan lebih dalam ke saluran telinga. Cangkang alat bantu dengar dapat disesuaikan dengan warna kulit, sehingga membuatnya lebih bijaksana.  4 . Alat bantu dengar yang sepenuhnya di telinga: Ini adalah alat bantu dengar terkecil saat ini. Tidak mudah ditemukan bahkan dari samping, dan karakteristik amplifikasinya lebih dekat dengan karakteristik fisiologis telinga manusia normal.  Pemasangan alat bantu dengar memerlukan penilaian dan analisis yang sistematis dan terstandarisasi oleh dokter, audiolog, dan audiolog untuk mendapatkan hasil yang baik.