Dapatkah ketulian diwariskan?

  Banyak orang (bahkan beberapa dokter) tidak menyadari bahwa ketulian dapat diturunkan. Di Tiongkok, tuli bawaan menyumbang sekitar 50% dari anak-anak tuli, dan tuli herediter menyumbang 85% dari tuli bawaan, sehingga jelas bahwa tuli tidak hanya turun-temurun, tetapi juga memiliki tingkat pewarisan yang tinggi. Mayoritas tuli herediter adalah resesif autosomal, dan 7% pasien tuli herediter adalah keturunan dari keluarga serumpun, sehingga pernikahan serumpun merupakan faktor penting dalam komplikasi tuli herediter. Selain itu, tuli herediter juga lebih sering terjadi pada keturunan dari perkawinan campur antara orang-orang yang menderita tuli, yang menghasilkan pembawa gen tuli herediter. Para ilmuwan telah menemukan melalui penelitian bahwa ketulian diwariskan dalam berbagai cara, seperti autosomal dominan, autosomal resesif, terkait jenis kelamin, matrilineal, dll. Diperkirakan bahwa mungkin ada 400 gen yang terkait dengan ketulian, dan puluhan gen telah dikloning.