Apa perbedaan antara asma kardiogenik dan asma bronkial?

Asma kardiogenik dan asma bronkial berbeda dalam hal etiologi, presentasi, dan pengobatan. 1. Etiologi: asma kardiogenik disebabkan oleh edema paru akibat gagal jantung kiri. Asma bronkial sebagian besar disebabkan oleh faktor genetik dan lingkungan. 2. Manifestasi: asma kardiogenik batuk berdahak berbusa berwarna merah muda, asma bronkial atau tanpa batuk, batuk berdahak, atau batuk berdahak putih. 3. Pengobatan: asma kardiogenik dengan memberikan obat penenang seperti morfin, diuretik seperti furosemid, obat digitalis seperti trichothecenes, dan vasodilator seperti nitrogliserin. Asma bronkial diobati dengan bronkodilator seperti salbutamol, atau glukokortikosteroid seperti budesonide. Jika Anda mengalami gejala pernapasan seperti mengi, batuk, batuk berdahak, dll., Anda harus berkonsultasi dengan dokter tepat waktu, menyelesaikan pemeriksaan yang relevan untuk mengklarifikasi penyebab penyakit, dan melakukan pengobatan simtomatik di bawah saran dokter. Jangan mendiagnosis diri sendiri dan minum obat tanpa izin.