Penyakit Parkinson adalah penyakit disfungsi neurologis yang umum terjadi pada lansia, dan penyebab pasti penyakit ini saat ini belum diketahui. Mengenai pengobatan penyakit Parkinson, ada dua cara, yaitu pengobatan dan pembedahan (operasi alat pacu jantung, juga dikenal sebagai DBS). Gejala dapat dikontrol dengan pengobatan pada tahap awal penyakit, tetapi pada tahap pertengahan dan akhir, ketika pengobatan menjadi tidak efektif, perlu dilakukan operasi alat pacu jantung untuk mengontrol perkembangan gejala dengan lebih baik. Benarkah setelah operasi, tidak perlu lagi minum obat? Jawaban untuk pertanyaan ini adalah tidak. Pembedahan alat pacu jantung otak dan pengobatan saling melengkapi, bukan saling terpisah. Pembedahan bukan berarti tidak minum obat, dan pengobatan bukan berarti tidak menjalani pembedahan. Dokter mengatakan bahwa pembedahan yang dilakukan bersamaan dengan pengobatan dapat meningkatkan kemanjuran pengobatan dan juga memperlambat perkembangan penyakit Parkinson. Dalam kasus-kasus di mana hanya mengandalkan pengobatan saja tidak lagi menjadi solusi untuk penyakit ini, pasien Parkinson dapat mempertimbangkan untuk menjalani pembedahan. Pertanyaan lain yang mungkin ditanyakan tentang pengobatan penyakit Parkinson adalah: apakah penyakit Parkinson berakibat fatal? Apakah mengancam jiwa tanpa pengobatan? Dokter menjelaskan bahwa penyakit Parkinson itu sendiri bukanlah penyakit yang fatal dan umumnya tidak mempengaruhi harapan hidup pasien. Namun, jika pasien tidak mencari perawatan medis tepat waktu atau menolak untuk diobati, penyakit ini dapat secara serius mempengaruhi kualitas hidup pasien dan membuatnya tidak dapat merawat dirinya sendiri. Pasien usia lanjut ini sering meninggal karena komplikasi serius, seperti patah tulang, pneumonia, dan infeksi saluran kemih. Pembedahan stimulasi listrik otak dalam adalah perawatan bedah yang sangat efektif untuk gejala motorik penyakit Parkinson dan komplikasi motorik. Dibandingkan dengan masa lalu, perawatan bedah penyakit Parkinson telah membuat lompatan besar dalam hal teknis dan keamanan, dan mampu mengurangi dosis obat, yang pada gilirannya mengurangi efek samping yang ditimbulkan oleh obat. Untuk pasien dengan penyakit Parkinson stadium lanjut, kombinasi pembedahan dan pengobatan lebih baik daripada pengobatan saja.