1. Saat pemeriksaan kesehatan di rumah sakit, dokter mengatakan bahwa ia menemukan nodul tiroid. Apakah nodul tiroid ini adalah gondok nodular? Nodul tiroid yang ditemukan pada pemeriksaan fisik belum tentu merupakan gondok nodular, tetapi bisa juga merupakan adenoma tiroid (kistik), adenoma yang berfungsi tinggi, atau bahkan kanker tiroid. Penilaian lebih lanjut perlu dilakukan berdasarkan palpasi pemeriksaan, deskripsi USG, dan sitologi tusukan. 2 . Apa saja gejala yang disebabkan oleh gondok nodular? Apakah semuanya disertai dengan hipertiroidisme? J: Gejala gondok nodular tergantung pada ukuran dan lokasi nodul. Bila nodulnya besar, dapat menyebabkan beberapa gejala tekanan, seperti rasa sesak napas, atau perasaan terhalang saat menelan. Bila nodul menonjol dari permukaan kelenjar tiroid, hal ini dapat memengaruhi penampilannya. Sebagian besar gondok nodular tidak terkait dengan hipertiroidisme, yang dapat diidentifikasi dengan memeriksa fungsi tiroid. 3 . Mengapa pasien dengan penyakit tiroid memerlukan USG dan fungsi tiroid? J: Ultrasonografi dan fungsi tiroid adalah pilihan pertama untuk pasien dengan penyakit tiroid. Dalam istilah awam, ultrasonografi dengan pemeriksaan fisik pada dasarnya dapat menentukan apakah pasien perlu dioperasi, sedangkan pemeriksaan fungsi tiroid menentukan apakah pasien perlu diobati dengan obat yang tepat. 4 . Gondok nodular jenis apa yang perlu dioperasi? J: Gondok pasca-sternal; nodul besar dengan gejala kompresi; nodul yang mempengaruhi penampilan dan kehidupan; dikombinasikan dengan hipertiroidisme; dugaan keganasan. Oleh karena itu, hanya sebagian kecil pasien gondok nodular yang memerlukan pembedahan, dan sebagian besar pasien hanya perlu diobservasi. 5 . Seberapa efektifkah perawatan bedah? Bisakah nodul kambuh lagi? J: Ada banyak metode pembedahan untuk gondok nodular dan tidak seragam. Metode tersebut meliputi pengangkatan nodul, tiroidektomi subtotal, tiroidektomi subtotal, tiroidektomi hampir total, tiroidektomi, dan sebagainya. Namun, pasien dengan gondok nodular masih rentan terhadap pertumbuhan nodul baru, sehingga semakin banyak tiroid yang tertinggal, semakin besar kemungkinan kambuh setelah operasi. Jadi, kecenderungan kami saat ini adalah untuk memahami indikasi pembedahan dan tidak melakukan pembedahan atau pada dasarnya menggunakan reseksi lobus kelenjar yang hampir total dan total sebagai metode pembedahan utama. Namun, konsekuensi dari hal ini adalah perlunya terapi penggantian hormon tiroid setelah pembedahan. Namun, lebih baik minum obat daripada menjalani operasi lagi. 6 . Apa itu lumpektomi? Apa efek pengobatannya? J: Lumpektomi adalah bedah kosmetik di mana sayatan dipindahkan ke tempat yang tidak mencolok, seperti ketiak, areola, dan bagian tubuh lainnya. Lumpektomi hanya berbeda dengan operasi terbuka dalam hal lokasi sayatan, tetapi ruang lingkup dan efek operasi lainnya sama persis. 7 . Obat apa yang harus saya minum setelah operasi? Bagaimana cara menentukan program pengobatan? J: Setelah operasi, biasanya diperlukan suplementasi hormon tiroid, dan yang umum digunakan adalah Levothyroxine Sodium Tablet (Eugenol). Dosis obat yang spesifik perlu ditentukan sesuai dengan jumlah kelenjar tiroid yang diangkat saat operasi, dan fungsi tiroid harus diperiksa ulang dalam waktu sekitar 1 bulan setelah operasi untuk menyesuaikan dosis obat lebih lanjut. 8 . Mengapa beberapa pasien menderita suara serak setelah operasi? Apa yang harus saya lakukan setelah itu? J: Saraf laring yang kambuh perlu dilindungi selama operasi tiroid. Saraf laring berulang mengontrol getaran pita suara kita. Jika saraf laring berulang rusak, maka akan menyebabkan suara serak. Kerusakan saraf diklasifikasikan sebagai sementara dan permanen. Sebagai contoh, tarikan dan kompresi saraf adalah cedera sementara, sedangkan pembedahan dan ligasi saraf adalah cedera permanen. Setelah itu terjadi, Anda dapat menggunakan beberapa obat nutrisi untuk saraf dan melakukan latihan artikulasi. Kerusakan sementara dapat pulih dalam satu bulan hingga tiga bulan setelah operasi, sedangkan kerusakan permanen tergantung pada sisi saraf yang berlawanan untuk mengimbangi pengucapan, yang biasanya memakan waktu sekitar setengah tahun. 9 . Mengapa beberapa pasien masih memiliki nodul ketika melakukan USG kelenjar tiroid dalam jangka pendek setelah operasi? J: Saat ini, sensitivitas pemeriksaan USG sangat tinggi, dan nodul sekecil beberapa milimeter pun dapat dideteksi. Nodul sekecil itu tidak dapat dideteksi selama pembedahan, dan jika tidak dilakukan reseksi total pada lobus tiroid, beberapa nodul yang lebih kecil dapat tetap ada. Namun, selama tidak ada kecurigaan adanya nodul ganas, observasi sementara sudah cukup. 10 . Tes apa yang biasanya dilakukan pada kunjungan pertama? Apakah tes tersebut dilakukan pada hari yang sama saat konsultasi? Apakah saya bisa mendapatkan hasilnya pada hari yang sama? J: Umumnya, diperlukan pemeriksaan fungsi tiroid dan USG tiroid. Jika Anda datang ke rumah sakit lebih awal, Anda bisa mendapatkan hasilnya pada hari yang sama. Jika tidak ada tes lebih lanjut yang diperlukan, dokter akan memberi Anda saran tentang langkah perawatan selanjutnya pada hari yang sama.