Apa yang harus saya cari dalam diet saya untuk gastritis kronis?

  Gastritis kronis dapat didiagnosis sebagai jenis yang berbeda, termasuk kelemahan limpa dan lambung, stagnasi hati dan lambung, stagnasi hati dan panas lambung, stagnasi darah, dan defisiensi yin dan kekeringan lambung. Dokter harus memperlakukan pasien secara berbeda menurut jenis gejala yang berbeda, dan juga harus mampu mengendalikan dan menyesuaikan pola makan dan emosinya untuk melengkapi pengobatan.  Berikut ini adalah pertimbangan untuk diet harian pasien gastritis kronis: 1. Makan dalam porsi kecil dan sering: 6 kali makan per hari, memilih makanan yang mudah dicerna. Cuka dapat ditambahkan secukupnya untuk memberi rasa dan membantu pencernaan.  2. Pemilihan makanan: Makanlah makanan yang kaya akan protein dan zat besi berkualitas tinggi. Makanlah sayuran berdaun hijau segar seperti tomat, sayuran hijau, bayam, wortel, dll. Makan kuah dan kaldu kental untuk membantu mengeluarkan cairan lambung. Batasi makanan yang menetralisir sekresi asam lambung seperti mie, roti kukus, krim dan mentega, yang mengandung banyak alkali.  3. Makan makanan cair: Untuk gastritis akut, singkirkan penyebabnya, istirahatlah di tempat tidur, hindari diet atau obat apa pun yang merangsang lambung, berpuasa atau berikan makanan cair yang sesuai, dan obati mereka yang mengalami pendarahan untuk menghentikan pendarahan.  4, hindari makan makanan yang kasar dan mengiritasi: hindari makan makanan yang terlalu keras, terlalu pedas, terlalu asin, terlalu panas, terlalu kasar dan mengiritasi. Seperti makanan yang digoreng, makanan acar, cabai, bawang putih, dll. Terlepas dari apakah jus jeruk, produk tomat, kopi, alkohol, dan semua makanan yang secara langsung akan merangsang kerongkongan akan menyebabkan keasaman lambung, Anda lebih baik menghindarinya.  5. Hindari makanan berlemak tinggi: Makanan berlemak tinggi, alkohol, gula dan cokelat dapat mengendurkan sfingter dan menyebabkan refluks, jadi jika Anda mengalami mulas, Anda harus menghindari makanan ini.  6, kunyah dan telan perlahan-lahan untuk membantu pencernaan: mengunyah dan menelan perlahan-lahan pasti membantu pencernaan. Anda harus mengunyah makanan Anda secara menyeluruh sehingga makanan bercampur dengan baik dengan air liur Anda dan hindari stres selama makan, yang dapat memberikan pencernaan Anda awal yang baik.  7. Makan secara teratur: Perhatikan pengkondisian dan pemeliharaan pola makan, dan makanlah secara teratur dan kuantitatif untuk mempertahankan ritme normal aktivitas pencernaan. Jangan sampai kelaparan makan kenyang atau tidak sarapan, terutama harus menghindari makan berlebihan.  8, perhatikan keseimbangan gizi: makanan harus dipilih yang bergizi, mudah dicerna, makanan yang halus dan lembut, lebih banyak makanan yang mengandung protein nabati, vitamin lebih banyak. Anda bisa makan jagung yang dimasak, bubur nasi, susu kambing, yoghurt, keju putih dan susu Kaifir. Jika gejalanya parah, makanlah makanan lunak seperti sup nasi, alpukat, pisang, kentang dan labu. Aduk semua sayuran sebelum dimasak. Sesekali makan sayuran panas yang mengepul seperti wortel, wortel dan kembang kol hijau.