Gastritis kronis adalah penyakit kronis yang rentan kambuh dan terutama terkait dengan penyesuaian emosi, diet dan kehangatan. Penting untuk memperhatikan hal-hal berikut ini, yang akan membantu pemulihan penyakit dan mencegah kekambuhan. 1. Jaga emosi Anda tetap optimis, optimis dan hindari ketidaksabaran, kemarahan dan depresi. 2. Teratur dalam kehidupan sehari-hari dan perhatikan untuk menjaga kehangatan, terutama di musim semi dan musim gugur ketika cuaca bergantian antara dingin dan hangat. 3.Makan secukupnya, kunyah perlahan-lahan, dan jangan terlalu kenyang atau terlalu lapar. 4, kontraindikasi diet: Dianjurkan untuk menggunakan makanan segar yang mengandung lebih sedikit serat kasar, ringan, tidak menyebabkan iritasi, lembut dan mudah dicerna ①Makanan pokok dapat berupa nasi lunak, mie, roti, roti kukus, dll. Daging babi, ayam, bebek, burung puyuh, burung dara, ikan sungai, udang sungai, dll. dapat digunakan sebagai hidangan daging. Sayuran dapat dipilih dari bok choy, kubis, melon musim dingin, talas, dll. Apel adalah buah yang kurang merangsang perut, jadi disarankan untuk mengirisnya dan memakannya perlahan-lahan dan dalam jangka waktu tertentu. Hindari ①Makanan laut: Hindari makanan laut, terutama kerang-kerangan seperti bahtera, tiram, dll. Makanan sungai yang tidak dapat dicerna: siput, sekrup, kepiting, kerang, dll. ③ Makanan yang digoreng: seperti gorengan, donat, bola wijen, lumpia, daging babi goreng, bunga wijen renyah, dll. Makanan kacang-kacangan yang rentan terhadap perut kembung: misalnya kacang panjang, kacang wol, kacang kedelai, kacang merah, kacang hijau, chestnut, dll., tetapi produk kedelai diperbolehkan. Makanan pedas dan merangsang: seperti cabai, lada, mustard, dll. (6) Makanan mentah dan dingin: seperti tomat mentah, mentimun mentah, kesemek, pisang, semangka, melon emas dan minuman dingin. (7) Lainnya: makanan berserat dan kasar seperti rebung; berbagai jenis kacang-kacangan seperti biji melon, kacang tanah, dan biji wijen, yang kaya akan minyak; kebiasaan buruk yang merangsang lambung, seperti kecanduan merokok, alkohol, teh kental, dan kopi; obat-obatan dengan efek samping gastrointestinal seperti aspirin; dan pangsit dan kue bulan yang diisi sayuran dan daging, yang tidak mudah dicerna.