Dengan dimulainya musim panas, penyakit yang berhubungan dengan sinar matahari menjadi semakin umum. Pasien yang menderita penyakit semacam itu perlu menghindari beberapa makanan dan obat-obatan yang fotosensitif di samping minum obat seperti yang diresepkan oleh dokter mereka. 1, makanan fotosensitif yang umum: sebagian besar adalah sayuran yang beraroma tajam, seperti seledri, ketumbar, adas, peterseli, dll.. Selain itu, lemon, buah ara, mangga, nanas, dan buah-buahan lainnya juga mengandung beberapa zat yang dapat dengan mudah menyebabkan fotosensitivitas.2. Obat-obatan: Di antara obat-obatan yang umum digunakan dalam dermatologi, osteopontin, asam retinoat (Aveda, krim asam retinoat, adapalen, dll.), dll. dapat dengan mudah menyebabkan fotosensitivitas, dan beberapa antibiotik tetrasiklin, antibiotik kuinolon, antibiotik sulfa, dll. juga memiliki efek yang sama. Pasien yang sudah sensitif terhadap sinar matahari harus menghindari makanan dan obat-obatan ini sebisa mungkin. Jika hal ini tidak memungkinkan, pilihlah untuk mengonsumsinya pada malam hari atau hindari paparan sinar matahari selama konsumsi (misalnya, keluarlah saat matahari sedang redup, kenakan pakaian lengan panjang dan celana panjang, kenakan topi pelindung sinar matahari, kacamata hitam, dan payung, dll.). Jika ruam memburuk akibat paparan sinar matahari, segera lakukan tindak lanjut untuk menghindari penundaan kondisi.