Terapi UV adalah metode yang penting untuk mengobati penyakit kulit. Terapi UV tradisional meliputi UV gelombang panjang plus psoralen (PUVA), UVB gelombang menengah spektrum luas (BBUVB). Terapi UVB memancarkan panjang gelombang dalam kisaran 280-400nm. Studi klinis menunjukkan bahwa cahaya di bawah 300nm dapat menyebabkan luka bakar pada kulit dan bahkan meningkatkan kemungkinan terkena kanker kulit. UVB spektrum sempit memungkinkan pasien untuk menerima paparan penuh terhadap cahaya dalam rentang panjang gelombang 311-312 nm (bagian yang paling bermanfaat dari sinar matahari alami dan juga yang paling aman), dan perawatan UVB spektrum sempit tidak memerlukan penggunaan obat-obatan pelengkap lainnya, menghindari efek samping yang terkait dengan penggunaan obat-obatan yang menyebabkan fotosensitisasi pada metode PUVA tradisional. UVB spektrum sempit terutama digunakan untuk pengobatan psoriasis, vitiligo, eksim kronis, dermatitis atopik, herpes zoster, pityriasis rosea, dermatitis seboroik parah, pemfigus, pustulosis palmoplantar, kebotakan, paronikia, tukak kulit kronis, mikosis fungoides dan berbagai fotodermatosis.