Kulit menjadi merah setelah seharian berada di bawah sinar matahari, biasanya akibat reaksi fototoksik UV, yang umumnya tidak terlalu serius, dan pasien dapat pulih dengan cara berikut: 1, kompres basah: Anda dapat menggunakan handuk yang direndam dalam air dingin atau dibungkus dengan es untuk kompres basah untuk meringankan gejala kulit merah. Setelah kompres basah, Anda perlu menggunakan produk pelembab untuk menghindari kekeringan dan pengelupasan kulit. 2. Obat-obatan topikal: seperti losion glikolit, salep seng oksida, larutan asam borat, dan lain-lain, memiliki efek melindungi kulit serta menghilangkan panas dan menghilangkan rasa gatal. 3. Obat-obatan oral: yang umum digunakan adalah vitamin dan antihistamin. Antihistamin memiliki efek anti-alergi dan cocok untuk pasien yang memiliki kulit merah dengan rasa gatal lokal setelah terbakar sinar matahari, seperti loratadine dan cetirizine. Pasien dapat mengoleskan tabir surya, mengenakan kemeja lengan panjang dan topi matahari saat keluar rumah untuk mencegah kulit terbakar muncul kembali. Perkuat juga nutrisi kulit, makan lebih banyak sayuran dan buah-buahan yang kaya vitamin, serta perhatikan untuk mengurangi asupan makanan yang fotosensitif seperti bayam, seledri, bayam, peterseli, dll.