Karsinoma tiroid meduler (MTC) menyumbang 5-7% dari semua kanker tiroid. Kanker ini berasal dari sel-C kelenjar tiroid. MTC lebih mudah diobati dan dikendalikan jika didiagnosis sebelum menyebar ke bagian tubuh lainnya. Namun, pada beberapa pasien, MTC bermetastasis dan menyebar sebelum terdiagnosis. Ada dua jenis kanker tiroid meduler: diseminata dan familial. Karsinoma tiroid meduler diseminata menyumbang sekitar 80% dari semua karsinoma tiroid meduler dan pasien tidak memiliki riwayat keluarga yang signifikan. Kanker tiroid meduler familial dapat dikaitkan dengan hiperkalsemia dan tumor adrenal (misalnya, pheochromocytoma). Semua pasien dengan kanker tiroid meduler harus menjalani pengujian genetik. Pengujian genetik adalah standar perawatan, bukan tes ilmiah. Semua anggota keluarga dekat pasien dengan kanker tiroid meduler familial juga memerlukan pemeriksaan genetik untuk menentukan apakah ada faktor genetik yang memprediksi perkembangan kanker tiroid meduler. Fokus pengujian genetik adalah proto-onkogen RET. Jika perubahan genetik ini ada pada subjek (termasuk bayi dan anak-anak), pengangkatan kelenjar tiroid sebelum kanker berkembang merupakan pengobatan pencegahan yang efektif. Hampir semua orang yang mengalami mutasi pada gen RET (perubahan abnormal pada urutan proto-onkogen RET) pada akhirnya akan mengembangkan kanker tiroid meduler. Mutasi spesifik ini dapat digunakan untuk menentukan kapan tiroid harus diangkat. Karsinoma tiroid meduler biasanya menghasilkan kalsitonin dan antigen karsinoembrionik, yang dapat dideteksi dengan tes darah. Kanker tiroid meduler tidak dapat menyerap yodium. Oleh karena itu, terapi yodium radioaktif tidak diindikasikan untuk pengobatan kanker tiroid meduler. Pengobatan utama untuk kanker tiroid meduler adalah pembedahan dan prognosis jangka panjangnya tidak sebaik kanker tiroid yang terdiferensiasi. Namun, sejumlah obat baru telah memasuki uji klinis dalam beberapa tahun terakhir, yang menawarkan harapan untuk pengobatan yang efektif untuk kanker tiroid meduler. Caprelsa (vandetanib) telah disetujui oleh FDA (Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat) untuk pengobatan pasien tertentu dengan kanker tiroid meduler.