Apa saja penyakit umum yang menyebabkan kematian mendadak?

  Kematian mendadak, yang terjadi pada kita setiap saat, lebih sering terjadi pada pria daripada wanita. Ada dua puncak usia di mana kematian mendadak terjadi, satu di antara kelahiran bayi dan usia 6 bulan dan yang lainnya antara usia 65 dan 75 tahun. Mari kita lihat beberapa penyakit umum yang menyebabkan kematian mendadak.  Penyakit jantung, penyakit jantung koroner Banyak orang yang tidak terdiagnosis karena mereka belum pernah menjalani elektrokardiogram atau angiogram koroner, dll. Penyakit ini tidak segera diobati dengan cepat dan efektif, dan sering menyebabkan kematian mendadak dengan mudah setelah terjadi infark miokard masif akut di bawah pemicu tertentu. Selain itu, penyakit jantung lainnya seperti iskemia miokard, aneurisma koarktasio aorta, stenosis aorta dan aritmia ganas juga merupakan penyebab kematian mendadak.  Emboli paru Insiden emboli paru meningkat karena perbaikan metode skrining yang terus menerus dan memainkan peran penting dalam penyebab kematian mendadak di usia tua. Sebagian orang juga rentan terhadap emboli paru karena mereka terbaring di tempat tidur untuk jangka waktu yang lama dan hanya memiliki sedikit aktivitas karena penyakit mereka. Sekali penyumbatan cabang arteri pulmonalis yang lebih besar terjadi, bisa berakibat fatal dan tingkat keberhasilan resusitasi rendah.  Penyakit serebrovaskular Mayoritas pasien dengan pendarahan otak memiliki penyakit vaskular yang mendasari, dengan hipertensi, diabetes dan aterosklerosis menjadi penyebab umum. Kenaikan tekanan darah yang cepat dan pecahnya pembuluh darah sering kali dapat disebabkan oleh stres emosional, tembakau dan stimulasi alkohol. Pendarahan dalam jumlah kecil dapat segera diobati di rumah sakit dan dapat menyelamatkan nyawa.  Penyakit saluran pencernaan Kematian mendadak lebih sering disebabkan oleh pankreatitis nekrosis hemoragik, sementara kematian mendadak juga bisa terjadi akibat pendarahan di saluran pencernaan bagian atas. Pendarahan mendadak pada malam hari yang menyebabkan syok atau asfiksia yang disebabkan oleh muntahan yang menyumbat tenggorokan, sering kali merupakan penyebab utama kematian mendadak akibat pendarahan saluran pencernaan bagian atas.  Hipoglikemia Kematian mendadak di malam hari akibat hipoglikemia parah juga lebih sering terjadi pada penderita diabetes usia lanjut. Alasannya adalah, bahwa sebagian besar penderita diabetes usia lanjut tidak diobati dengan benar atau tidak makan tepat waktu setelah menerima pengobatan penurun glukosa; beberapa pasien memiliki variasi besar dalam kadar gula darah dan hipoglikemia sering terjadi pada malam hari, yang tidak mudah dideteksi oleh pasien dan menyebabkan kematian mendadak.  Mayoritas pasien kematian mendadak memiliki “pemicu” yang jelas, yaitu kelelahan yang berlebihan, stres emosional, stres mental, penyalahgunaan alkohol, makan kenyang, olahraga berat, minuman dingin dan dingin. Oleh karena itu, penting untuk lebih memperhatikan hal ini dalam kehidupan sehari-hari.