Penyebab faktor sistemik nonunion tulang

Penyembuhan patah tulang adalah proses biologis yang kompleks dan penyembuhan tulang yang normal dipengaruhi oleh faktor sistemik dan lokal. Faktor sistemik meliputi hormon, obat-obatan, usia, jenis kelamin, etnis, nutrisi, dll., dan efeknya terhadap tulang dicirikan sebagai efek yang berkelanjutan, berjangka panjang, dan sistemik. 1 . Merokok Merokok diketahui berbahaya bagi kesehatan, dan faktor toksiknya terutama adalah nikotin dalam tembakau, dan pengaruh merokok terhadap penyembuhan patah tulang semakin mendapat perhatian. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa nikotin menghambat vaskularisasi dan revaskularisasi awal tulang baru dan merusak fungsi osteoblas. Literatur yang lebih besar menunjukkan insiden yang lebih tinggi dari penyembuhan patah tulang yang tertunda dan tidak menyatunya tulang pada perokok. Telah dilaporkan bahwa kejadian nonunion setelah fusi pergelangan kaki 16 kali lebih tinggi pada perokok dibandingkan dengan bukan perokok. Selain itu, merokok juga dapat menyebabkan osteoporosis dan kehilangan mineral tulang yang luas. 2 . Obat-obatan Banyak obat yang memiliki efek pada penyembuhan patah tulang, termasuk obat antiinflamasi nonsteroid, steroid (hormon), natrium feniltimah, siprofloksasin, antikoagulan, dan obat lainnya. Faktor nutrisi sistemik Penyembuhan patah tulang tidak boleh mengabaikan status nutrisi sistemik pasien, beberapa pasien dengan nonunion tulang berkaitan erat dengan faktor ini.