Apa saja pilihan pengobatan untuk hipertiroidisme?

  Ada tiga jenis pengobatan utama untuk hipertiroidisme: obat anti-tiroid, terapi isotop yodium 131, dan pembedahan.  Masing-masing dari ketiga metode pengobatan ini memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri dan harus dipilih berdasarkan analisis komprehensif terhadap faktor-faktor seperti penyebab hipertiroidisme, usia pasien, ukuran kelenjar tiroid, riwayat kambuhnya hipertiroidisme, adanya kehamilan, adanya proptosis, adanya penyakit jantung hipertiroid, sikap pasien terhadap pengobatan, dan kondisi medis pasien.  Namun, pengobatan dengan obat memerlukan waktu yang lama, rentan kambuh dan dapat menyebabkan efek samping seperti defisiensi granulosit dan kerusakan hati pada beberapa kasus.  Sebaliknya, terapi isotop untuk hipertiroidisme sederhana, nyaman dan tidak memerlukan tindak lanjut jangka panjang, meskipun biaya satu kali lebih tinggi. Sederhana, nyaman dan efektif. Namun, ada risiko hipotiroidisme. Pasien dengan hipertiroidisme yang mengalami pembesaran kelenjar tiroid yang sangat nyata atau yang mencurigai adanya tumor tiroid harus ditangani secara agresif dengan pembedahan.