Kanker adalah parasit yang berevolusi

  Pasien kanker kadang-kadang merasa bahwa mereka sedang diparasit oleh cacing aneh yang merampas kesehatan dan vitalitas mereka. Seorang ahli biologi sel percaya bahwa perasaan ini sepenuhnya benar: kanker sebenarnya telah berevolusi dari spesies parasit.  Sel kanker payudara yang membelah Kanker mirip dengan parasit yang bergantung pada inangnya, sehingga obat dapat bekerja dengan baik untuk mengobati kanker. Dan, seperti parasit, kanker dapat tumbuh di mana pun dan bagaimanapun ia mau. Selain itu, kromosom kanker secara signifikan berbeda dari inangnya. Hasilnya, seorang profesor biologi molekuler dan seluler di University of California, Berkeley, meyakini bahwa mereka sebenarnya adalah spesies baru. Ia meyakini bahwa teori pembentukan kanker yang ada saat ini sepenuhnya salah. Bukan mutasi genetik yang menyebabkan pertumbuhan sel yang tidak terkendali dan dengan demikian kanker, melainkan puluhan ribu perubahan genetik yang menghasilkan perubahan signifikan di seluruh kromosom, sehingga memunculkan sel yang sama sekali baru, yaitu sel kanker.  Teori bahwa sel kanker adalah spesies yang sama sekali baru pertama kali dikemukakan oleh Huxley pada tahun 1956. Namun, pandangan yang berlaku masih teori mutasi. Namun demikian, terapi gen berdasarkan teori ini, yang mencoba mematikan gen yang menyebabkan kanker, masih belum banyak membuat terobosan.