Panduan hidup dengan keracunan timbal pada anak-anak

  Sekali timbal terakumulasi di dalam tubuh, timbal dapat disimpan seumur hidup. Oleh karena itu, pencegahan harus menjadi fokus utama. Berikut ini adalah langkah-langkah sederhana untuk menghindari paparan timbal pada anak-anak dan harus dilakukan oleh orang tua.  1. Keracunan timbal pada anak: Dengan perkembangan ekonomi yang pesat, polusi dari polusi industri, polusi lingkungan hidup, terutama dari makanan dan produk anak-anak, dll. telah menjadi hal yang umum dan serius di Tiongkok. Menurut penelitian dinamis para ahli tentang kadar timbal dalam darah anak-anak di berbagai kota dan wilayah dalam 10 tahun terakhir, diperkirakan sekitar 30-40% kadar timbal dalam darah anak-anak melebihi standar, dan hampir 100% anak-anak di beberapa daerah polusi industri memiliki kadar timbal dalam darah yang berlebihan, bahkan di daerah perkotaan biasa tanpa polusi industri yang jelas, sekitar 10-30% anak-anak memiliki kadar timbal dalam darah yang berlebihan. Keracunan timbal berbahaya bagi tubuh manusia dalam banyak hal, seperti: sistem saraf, sistem hematopoietik, sistem pencernaan, sistem saluran kemih, sistem kardiovaskular, sistem reproduksi, sistem kerangka, sistem endokrin, sistem kekebalan tubuh dan sistem enzim. Dalam pengobatan klinis keracunan timbal pada anak, ditemukan bahwa anak-anak dengan keracunan timbal sering disertai dengan kekurangan kalsium, seng, dan zat besi, yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan normal anak-anak.  2 .Penyebab umum keracunan timbal pada anak-anak: dekorasi mobil, knalpot mobil; dekorasi rumah; makanan yang mengandung timbal; mainan yang mengandung timbal; sel baterai; menggigit krayon dan pensil warna; bermain dengan koran.  3 . Manifestasi umum keracunan timbal pada anak-anak: pusing, mudah tersinggung, kurang perhatian, hiperaktif, retardasi pertumbuhan, kekebalan tubuh rendah, inkoordinasi motorik, gangguan penglihatan, gangguan pendengaran, refleksi yang lambat, penurunan prestasi akademik, anoreksia, paranoid, heterofagia, anemia, sakit perut, mudah tersinggung, perilaku agresif, kesulitan belajar.  4, perawatan panduan diet nutrisi kerusakan timbal: makanan fungsional untuk mempromosikan detoksifikasi timbal tindakan nutrisi yang wajar dapat meningkatkan daya tahan sistem tubuh, meningkatkan kemampuan tubuh untuk memetabolisme dan mendetoksifikasi zat beracun, mengurangi penyerapan zat beracun dan meningkatkan transformasi mereka menjadi zat tidak beracun keluar dari tubuh, yang kondusif untuk pemulihan. Diet harian anak-anak dengan keracunan timbal harus menyediakan protein dan asam amino berkualitas tinggi dalam jumlah yang cukup. Hal ini karena protein, terutama protein yang kaya akan asam amino sulfhidril, bermanfaat untuk mengurangi konsentrasi timbal dalam tubuh dan mengurangi gejala keracunan. Suplementasi vitamin tidak hanya mengurangi penyerapan timbal dan mengurangi gejala keracunan timbal, tetapi juga meningkatkan ekskresi timbal dengan melindungi enzim sulfhidril yang terlibat dalam proses detoksifikasi. Komponen polisakarida makromolekul seperti rumput laut dan serat makanan dapat menghalangi penyerapan timbal. Selain itu, kalsium, seng, besi, tembaga, magnesium, dan selenium memiliki efek antagonis tertentu terhadap toksisitas timbal. Nutrisi ini berlimpah dalam produk susu, produk kedelai, buah-buahan dan sayuran.  Makanan harian yang ideal harus mencakup 3-5 atau lebih sayuran dan 2-3 atau lebih buah-buahan Panduan kehidupan sehari-hari Kurangi menonton TV, CD, komputer, dan video game, sebaiknya kurang dari 2 jam sehari. Hindari oven microwave dan ponsel.