Baru-baru ini, seorang pasien bertanya, “Saya pernah mendengar bahwa MTX subkutan lebih efektif daripada obat oral”, dan saya mencari literatur untuk menjawab pertanyaan ini. Ini adalah penelitian terbaru yang diterbitkan dalam jurnal reumatologi terkemuka ARD. TUJUAN: Untuk membandingkan keamanan, ketersediaan hayati relatif, dan tolerabilitas metotreksat (MTX) oral dan MTX subkutan (autoinjektor) untuk pengobatan artritis reumatoid (RA). METODE: Ini adalah studi crossover tiga arah secara acak, multisenter, terbuka, dan terbuka, di mana pasien RA dewasa berusia> 18 tahun menerima> 3 bulan MTX dengan dosis 10mg, 15mg, 20mg, dan 25mg setiap minggunya, diacak menjadi tiga modalitas pengobatan: injeksi subkutan oral, subkutan perut, dan subkutan paha. Analisis farmakokinetik dan penilaian tempat suntikan dilakukan setelah 24 jam dari setiap pengobatan. HASIL: Sebanyak 47 pasien menyelesaikan penelitian ini. Paparan obat sistemik untuk MTX oral terhenti pada dosis lebih dari 15 mg / minggu. Sebaliknya, paparan obat sistemik untuk injeksi MTX subkutan meningkat secara linear, dengan paparan obat sistemik subkutan yang lebih baik daripada paparan obat sistemik oral pada dosis yang sama. Tidak ada efek samping yang serius yang diamati pada setiap kelompok pengamatan. KESIMPULAN: Tidak seperti MTX oral, paparan obat sistemik tidak stagnan dengan MTX subkutan, terutama pada dosis yang lebih besar dari 15 mg/minggu. Dalam penelitian ini, paparan MTX sistemik yang lebih tinggi tidak terkait dengan peningkatan efek samping. Oleh karena itu, pasien dengan RA mungkin mendapat manfaat yang lebih baik dengan beralih ke MTX subkutan ketika kemanjuran klinis MTX oral buruk. Komentar: Artikel ini adalah studi terbaru yang diterbitkan dalam jurnal reumatologi terkemuka ARD yang mengevaluasi kemanjuran dan keamanan MTX oral dan MTX subkutan. Informasi utama yang kami peroleh dari artikel ini adalah bahwa paparan MTX subkutan secara sistemik secara signifikan lebih baik daripada MTX oral dengan dosis MTX mingguan >15 mg, tanpa peningkatan efek samping klinis. Di sini, saya ingin membuat pengamatan saya sendiri: 1. Apa itu paparan obat sistemik? Untuk lebih memahami penelitian ini, penting untuk menjelaskan sedikit tentang konsep farmakokinetik ini. Paparan farmakokinetik mengacu pada area di bawah kurva konsentrasi-waktu obat (AUC), yang mewakili jumlah total penyerapan setelah dosis tunggal dan mencerminkan tingkat penyerapan obat. 2. Apakah hal ini dapat diterapkan pada praktik klinis saat ini dan haruskah pasien terburu-buru mengganti rejimen pengobatan mereka? Pertama, injeksi subkutan yang digunakan dalam penelitian ini adalah injektor subkutan otomatis, yang dapat dengan mudah diberikan sendiri oleh pasien setelah mempelajari cara melakukannya, yang memecahkan masalah keharusan pergi ke rumah sakit untuk injeksi subkutan; kedua, penelitian ini menunjukkan bahwa paparan sistemik MTX lebih baik daripada pemberian oral hanya dengan dosis >15mg. Biasanya dosis MTX yang diberikan di luar negeri untuk pengobatan RA lebih besar daripada di Cina, sedangkan pasien dengan RA di Cina biasanya menerima MTX dengan dosis sekitar 10-15 mg; terakhir, ukuran sampel yang kecil dan waktu pengamatan yang terbatas pada penelitian ini juga memiliki keterbatasan. Oleh karena itu, MTX oral masih merupakan cara yang sangat aman dan efektif untuk mengobati RA di Cina saat ini.