Eritema nodosum adalah penyakit radang kulit yang terjadi pada dermis dalam di pembuluh darah kecil dan menengah, dengan onset akut dan lesi kulit dasar berupa nodul dan plak merah, sebagian besar pada ekstremitas bawah kaki, paha dan lengan bawah. Hal ini dianggap sebagai reaksi alergi tertunda terhadap pembuluh darah yang disebabkan oleh infeksi streptokokus, tuberkulosis, Mycobacterium leprae, infeksi virus, infeksi jamur atau obat-obatan, dan juga bisa menjadi manifestasi kulit dari gangguan kekebalan tertentu (misalnya, penyakit nodular, leukoaraiosis, kolitis ulseratif, dll.). Eritema nodular dari kusta aneurisma adalah bentuk vaskulitis kompleks imun dan oleh karena itu eritema nodular dapat dianggap sebagai sindrom atau sebagai respon spesifik terhadap berbagai pemicu (lipofuscinosis). Manifestasi klinis Ini mempengaruhi sebagian besar wanita muda atau setengah baya dan lebih sering terjadi pada musim semi dan musim gugur. Awalnya, mungkin ada demam, mialgia dan nyeri sendi, dan selama beberapa hari, nodul yang menyakitkan terjadi secara simetris di bagian depan tulang kering, dengan permukaan kulit yang memerah secara bertahap, berdiameter 1-2 cm, cukup keras dan menyakitkan saat disentuh. Nodul secara bertahap dapat meningkat menjadi beberapa hingga lebih dari 10 pada setiap sisi, dengan beberapa terjadi pada fleksor tungkai bawah, paha, tungkai atas dan bahkan batang tubuh. Beberapa lesi memudar dengan sendirinya dalam 2-3 minggu tanpa rusak, meninggalkan pigmentasi, dan penyakit ini sering kambuh. Pada sebagian pasien, nodulnya menetap, dengan peradangan dan nyeri ringan, berlangsung selama 1-2 tahun, dan tidak pecah, yang dikenal sebagai eritema nodosum kronis atau eritema migrans. Diagnosis didasarkan pada presentasi klinis yang khas, riwayat infeksi atau penggunaan obat (sulfonamid, kontrasepsi, bromin dan yodium, dll.) sebelum timbulnya penyakit, dan histopatologi. Pengobatan Menemukan dan menghilangkan penyebabnya adalah kunci untuk pengobatan dan pencegahan kekambuhan, dan antibiotik yang sensitif harus digunakan jika terdapat infeksi streptokokus. Istirahat di tempat tidur pada fase akut.