Berdasarkan pengalaman bertahun-tahun dalam bedah laparoskopi dan bedah laparoskopi mini, kami telah berhasil memperkenalkan bedah laparoskopi transumbilikal tunggal untuk penyakit urologi, dan mengamati bahwa waktu operasinya kurang lebih sama atau sedikit lebih lama daripada bedah laparoskopi tradisional, tetapi karena umbilikus merupakan satu-satunya bekas luka alami pada manusia, maka sayatan laparoskopi transumbilikal tunggal lebih tersembunyi dan lebih estetis setelah operasi, tanpa bekas luka bedah yang jelas. Pasien mengalami rasa sakit yang jauh lebih sedikit setelah operasi dan dapat bergerak bebas di lantai sehari setelah operasi. Hasilnya sama dengan operasi konvensional. Saat ini, kami telah berhasil melakukan 4 kasus pengobatan laparoskopi transumbilikal tunggal untuk varikokel, dan semua pasien telah dipulangkan dari rumah sakit. Teknologi ini telah dicari dan ditemukan pada tingkat yang lebih maju di Tiongkok. Dalam beberapa tahun terakhir, bedah laparoskopi telah berkembang pesat karena meningkatnya booming bedah laparoskopi, dan sebagian besar bedah organ dalam perut dapat dilakukan secara laparoskopi. Seiring dengan meningkatnya keterampilan bedah, bedah laparoskopi telah berevolusi ke arah pendekatan yang lebih minimal invasif dan estetis. Berbeda dengan bedah laparoskopi tradisional, di mana beberapa sayatan dibuat di beberapa bagian perut, laparoskopi transumbilikal tunggal menggunakan instrumen laparoskopi mini untuk membuat hanya dua hingga tiga sayatan di umbilikus, dengan manfaat sayatan yang lebih kecil, bekas luka yang tidak terlalu terlihat, dan rasa sakit pascabedah yang lebih ringan, tetapi membutuhkan tingkat kemahiran dan keterampilan bedah yang lebih tinggi. Indikasi utama untuk bedah laparoskopi transumbilikal tunggal adalah prosedur tanpa spesimen atau dengan spesimen kecil. Indikasi utama dalam bidang urologi adalah: 1) laparotomi eksploratif; 2) ligasi vena spermatika; 3) bedah batu ureter atau striktur ureter; 4) dekortikasi kista ginjal; 5) bedah adrenal, dan lain-lain. Teknik laparoskopi mini juga dapat digunakan untuk menangani beberapa penyakit di bidang bedah anak, ginekologi, dan bedah umum. Tindak lanjut pasca operasi menyimpulkan bahwa manfaat laparoskopi transumbilikal tunggal secara signifikan lebih baik daripada bedah laparoskopi konvensional jika indikasinya dipilih dengan tepat.