Halusinasi adalah gangguan kognitif yang lebih serius, sebuah perasaan ilusi, tetapi bukan ilusi bagi pasien yang berhalusinasi, halusinasi itu nyata dan realistis dan dapat menyebabkan kemarahan, kesedihan, kepanikan, penghindaran, dan bahkan reaksi emosional atau perilaku menyerang orang lain. Upaya untuk membujuk pasien yang berhalusinasi agar tidak mempercayai halusinasinya terkadang sia-sia. Faktor risiko halusinasi pada orang dengan penyakit Parkinson meliputi pengobatan anti-Parkinson, gangguan kognitif, tingkat keparahan penyakit, gangguan penglihatan, gabungan depresi dan kecemasan. Halusinasi dapat berupa sosok manusia, hewan atau benda, dan dapat lebih jelas, atau kabur atau terdistorsi. Ketika halusinasi terjadi, penting bagi anggota keluarga untuk mengawasi pasien dan yang terbaik adalah membawa pasien ke rumah sakit dengan cepat dan mendapatkan perawatan yang tepat. Kadang-kadang, mencoba mengatakan kepada pasien bahwa orang atau objek yang mereka lihat tidak ada dan merupakan halusinasi tidak akan meyakinkan pasien dan mungkin akan memicu pertengkaran dan meningkatkan tekanan pada pasien. Ketika pasien mengatakan kepada keluarganya bahwa ia telah melihat orang atau benda yang tidak benar-benar ada, amati emosi pasien ketika ia melihat pemandangan tersebut, apakah ia cemas, takut, atau yang lainnya. Penting untuk terlebih dahulu meyakinkan pasien secara halus, daripada hanya meyakinkan bahwa tidak ada orang, tidak ada binatang, bahwa ia melihat halusinasi, dll. Halusinasi bersifat realistis bagi pasien dan juga dapat menjadi kontraproduktif, meningkatkan kecemasan dan ketakutan pasien. Jika pasien tidak mengatakan apa yang dilihatnya tetapi menunjukkan beberapa perilaku abnormal, misalnya, selalu berjalan ke arah tempat tertentu, selalu melihat ke tempat tertentu, selalu berbicara sendiri di tempat tertentu, dll., dan menunjukkan perilaku abnormal, cobalah berbicara dengan pasien dan dengarkan dengan sabar apa yang dilihatnya. Jika pasien melakukan kekerasan, beberapa benda berbahaya seperti gunting dapat melukai dirinya sendiri atau orang lain, jadi cobalah untuk meyakinkan pasien, dengarkan dengan sabar dan cobalah untuk menenangkan pasien. Beberapa pasien mungkin juga mengalami halusinasi, kadang-kadang berjalan keluar di tengah malam, yang juga sangat berbahaya.