Penyebab kaki datar adalah bawaan lahir dan didapat. Ciri umumnya adalah kelainan bentuk kaki di mana lengkungannya rendah atau tidak ada, kaki yang terkena ternyata dan lengkungannya runtuh ketika berdiri dan berjalan, dan gejala kelelahan atau nyeri terjadi. Faktor bawaan disebabkan oleh kelainan dalam perkembangan tulang, ligamen dan tendon serta fasia, termasuk fusi internal tulang navicular dan talus vertikal, kelemahan bawaan dari ligamen dan otot kaki, dan eksostosis. Faktor-faktor yang diperoleh termasuk perubahan posisi anatomi lokal karena berbagai penyebab, kurang olahraga karena penyakit yang lama terbaring di tempat tidur, atrofi otot betis dan kaki yang tidak dapat mempertahankan ketegangan lengkung, berdiri lama menahan beban, penambahan berat badan, perjalanan jarak jauh, kelelahan, mengakibatkan pelemahan bertahap dari jaringan yang relevan karena kelelahan dan perataan bertahap dari lengkungan, dan kemudian berdiri lama menahan beban dengan penyakit tulang kaki seperti rheumatoid arthritis, osteoarticular tuberculosis, dll. penyakit, yang juga dapat menyebabkan kerusakan tulang lokal. Kemudian ada keadaan sindrom kaki datar yang disebabkan oleh ketidakseimbangan otot-otot di bagian dalam dan luar kaki akibat poliomielitis. Ada juga bentuk spesifik sindrom kaki datar yang bisa disebabkan oleh pasca-polio dan pasca-cerebral palsy. Sindrom flatfoot telah memperoleh faktor-faktor yang mengarah pada keadaan tersebut, jadi penting untuk melakukan penyesuaian tepat waktu selama pengobatan penyakit yang bersangkutan untuk menghindari terjadinya sindrom flatfoot.