Perkembangan intelektual untuk memanfaatkan sembilan periode sensitif bayi

Periode sensitif untuk bayi dan balita Montessori merangkum sembilan periode sensitif untuk bayi dan balita berikut ini: Ada sembilan cara sederhana untuk membantu perkembangan intelektual bayi Anda, simaklah. 1, Cinta Bayi sangat membutuhkan cinta, terutama pada minggu-minggu dan bulan-bulan awal. Bayi Anda tidak berusaha memanipulasi atau mengendalikan Anda; secara biologis, ia hanya membutuhkan kasih sayang Anda. Bersikap responsif terhadap tangisannya tidak akan memanjakan bayi Anda. Jika Anda secara konsisten menanggapi tangisan bayi Anda, bayi Anda akan mempercayai Anda dan akan merasakan rasa harga diri yang kuat. Dia tahu bahwa kebutuhannya akan terpenuhi tanpa stres dan belajar untuk mencintai dan membangun hubungan. Jika tidak diperhatikan dalam beberapa minggu atau bulan pertama, bayi mungkin akan tumbuh menjadi tertutup dan menyendiri. Yang harus dilakukan: Selalu tanggapi tangisan bayi Anda dan tenangkan dia melalui sentuhan dan suara daripada membiarkannya terus menangis. 2. Mengobrol Berbicara dengan bayi Anda, kata-kata yang cepat dan tidak jelas tidak ada gunanya, suara yang lembut dan penuh kasih sayang adalah yang paling tepat. Kata-kata ibu adalah suara favoritnya …… Dia telah mendengarkannya sejak dia masih janin berusia 5 bulan. Yang harus dilakukan: Gunakan sebanyak mungkin kata-kata dalam bahasa yang paling Anda kuasai. Jangan pernah mengabaikan kemampuan bayi untuk belajar. Jika Anda membuat ekspresi wajah yang berlebihan, bayi Anda akan lebih mau berkomunikasi dengan Anda. Sentuhan adalah rangsangan yang kuat dan alat belajar. Sentuhan adalah stimulus dan alat belajar yang kuat, dan juga sangat efektif untuk menenangkan bayi. Telah dilaporkan bahwa bayi prematur yang menerima pijatan tumbuh lebih cepat, memiliki lebih sedikit kecemasan dan dipulangkan dari rumah sakit lebih awal daripada mereka yang tidak menerima pijatan. Hal-hal yang harus dilakukan: berikan waktu untuk memeluknya dan sering-seringlah memeluknya. Berikan pijatan lembut di seluruh tubuh bayi Anda setelah mandi, dan bernyanyi serta berbicara dengannya saat Anda berada di sampingnya. Anda akan menikmati momen bersamanya. 4. Meniru Bayi sangat tertarik untuk melihat wajah Anda. Sejak ia lahir, ia terus menerus menganalisis wajah Anda. Dia mungkin meniru senyum, cemberut dan ekspresi lainnya. Apa yang harus dilakukan: Dorong bayi Anda untuk meniru Anda. Gendong bayi Anda pada jarak sekitar 8 inci dan buatlah wajah, seperti menjulurkan lidah. Anehnya, bayi yang baru lahir ini akan menjulurkan lidahnya juga! Semakin banyak pengalaman penuh warna yang Anda berikan kepada bayi Anda, semakin banyak otaknya akan terstimulasi. Biarkan bayi Anda mengalami banyak lingkungan yang berbeda. Hal yang dapat dilakukan: Pergilah berjalan-jalan dan ajaklah dia ke berbagai tempat seperti supermarket, tempat olahraga dan tempat perbelanjaan. Paparkan dia pada berbagai hal dan suara. Hal-hal yang harus dihindari: meletakkan bayi Anda di depan TV selama berjam-jam; itu tidak akan merangsangnya. Dia membutuhkan pengalaman nyata, bukan virtual! 6. Eksplorasi Sediakan lingkungan yang aman bagi bayi Anda untuk bereksplorasi, seperti lantai ruang tamu. Ia membutuhkan banyak ruang untuk menemukan dan menjelajah sendiri. Hal-hal yang harus dilakukan: jauhkan benda-benda berbahaya dari jangkauan anak Anda, tutupi semua stopkontak, dan lapisi semua sudut tajam pada furnitur. Sediakan mainan yang aman dan sesuai. 7. Membaca Mulailah membacakan buku untuk bayi Anda ketika ia masih sangat kecil. Dia mungkin tidak mengerti ceritanya, tetapi akan senang mendengarkan suara Anda dan melihat gambar-gambarnya. Hal yang dapat dilakukan: Gunakan buku interaktif dengan gambar bergelombang atau stimulasi sentuhan untuk menunjukkan kepada bayi Anda tekstur yang berbeda di dalam buku sehingga ia dapat menyentuh dan mengalami sensasi yang berbeda. 8. Musik Bahkan bernyanyi dan memainkan musik untuk bayi Anda sebelum lahir dapat bermanfaat bagi perkembangan otaknya. Secara umum, musik dengan ritme yang berkelanjutan adalah yang terbaik. Musik Mozart telah terbukti dapat menstimulasi neuron yang nantinya digunakan untuk matematika. Yang dapat dilakukan: Menyanyikan lagu anak-anak dan mendengarkan musik adalah cara yang bagus untuk berbagi kesenangan dengan bayi Anda. Gunakan kotak musik atau rekaman musik untuk menciptakan suasana hati yang tenang selama makan dan musik yang ceria selama bermain. 9. Bermain Bermain itu menyenangkan, bermain itu bekerja – bayi belajar sambil bersenang-senang! Ketika Anda bermain dengan bayi Anda, Anda juga membantunya berkembang dengan lebih banyak cara daripada yang Anda sadari. Yang harus dilakukan: Gunakan gambar-gambar yang kontras untuk membantu bayi Anda meningkatkan kemampuan konsentrasi dan rentang perhatiannya. Jelaskan warna-warna gambar kepada bayi Anda saat ia mempelajarinya. Mainkan permainan jari dengan bayi Anda sejak awal untuk membantunya “mengabaikan” “refleks menggenggam” nalurinya. Hanya dengan belajar “melepaskan”, bayi dapat belajar menggunakan tangan dan jari-jarinya. Melalui permainan jari, bayi belajar bahasa dan keterampilan motorik halus.