Rasa sakit pada betis setelah mendaki gunung biasanya disebabkan oleh akumulasi asam laktat yang tidak dapat dimetabolisme secara tepat waktu setelah berolahraga berat dan berat, atau mungkin disebabkan oleh ketegangan jaringan lunak. Gejala ini dapat diatasi dengan perawatan umum, fisioterapi, obat-obatan dan sebagainya. 1. Perawatan umum: setelah mendaki gunung, nyeri betis dapat dipijat lokal untuk melancarkan peredaran darah di tungkai bawah. Anda juga perlu lebih banyak beristirahat, hindari aktivitas yang terlalu berat, agar tidak memperparah pegal pada betis. 2. Fisioterapi: Anda dapat melakukan kompres panas lokal, fisioterapi, dll., Untuk mendorong keluarnya asam laktat, meredakan gejala nyeri betis. 3. Pengobatan: pasien dengan rasa sakit yang signifikan, Anda dapat mengikuti petunjuk dokter untuk menggunakan obat untuk meredakannya, seperti kapsul celecoxib, tablet pelepasan natrium diklofenak natrium yang diperpanjang. Mendaki gunung betis pegal jika lama tidak bisa lega, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter sesegera mungkin, ikuti petunjuk dokter untuk pengobatan. Jangan minum obat sembarangan, agar tidak menimbulkan akibat yang serius.