Bagaimana nefropati diabetik diobati dan dikelola?

Pengobatan nefropati diabetik berfokus pada aspek-aspek berikut: (1) Perubahan gaya hidup, seperti kontrol berat badan yang wajar, diet diabetes, berhenti merokok dan olahraga yang tepat, dll. (2) Diet rendah protein, jika fungsi ginjal normal, asupan protein makanan adalah 0,8g/(kg-d), jika fungsi ginjal telah menurun, asupan protein makanan dianjurkan menjadi 0,6 hingga 0,8g/(kg-d), terutama protein hewani berkualitas tinggi. (3) Mengontrol glukosa darah, prioritas dapat diberikan kepada obat penurun glukosa dengan ekskresi yang lebih sedikit dari ginjal, dan pasien dengan insufisiensi ginjal yang parah harus diobati dengan insulin. (4) Mengontrol tekanan darah. ACEI atau ARB lebih disukai sebagai obat antihipertensi, dan obat antihipertensi lainnya dapat ditambahkan bagi mereka yang memiliki kontrol tekanan darah yang buruk. (5) Memperbaiki dislipidaemia, statin dapat diberikan. (6) Untuk mengontrol proteinuria, renin-angiotensin system (RAS) inhibitor (ACEI atau ARB) lebih disukai untuk mengurangi albumin urin. (7) Jika kondisi memburuk yang mengarah ke gagal ginjal, pengobatan dialisis dan transplantasi ginjal dapat diindikasikan jika diperlukan.