Gejala sisa trombosis serebral

  Gejala sisa yang paling umum dari trombosis serebral adalah hemiplegia dan hemianesthesia, gangguan bicara (misalnya, afasia penamaan, afasia motorik, dll.), dan gangguan intelektual dan kognitif.  Hemiparesis dan hemianestesia mungkin merupakan gejala sisa yang paling umum dari trombosis serebral, karena penyumbatan pembuluh darah pada satu sisi trombus serebral mengakibatkan hemiparesis dan hemianestesia pada anggota tubuh yang berlawanan. Gangguan bahasa juga terlihat secara klinis, seperti aphasia motorik (pengucapan yang cadel dan kesulitan mengekspresikan diri) dan aphasia penamaan, di mana pasien mungkin tidak dapat menyebutkan nama benda-benda yang dikenalnya. Kelainan mental juga bisa terlihat, karena lokasi trombosis secara langsung mempengaruhi pusat perhitungan dan memori pasien.  Sangat penting untuk mengobati gejala sisa trombosis serebral sesegera mungkin. Vasodilator oral, antikoagulan, dan obat-obatan Cina yang efektif adalah pilihan yang baik, tetapi rehabilitasi juga sangat penting untuk memulihkan fungsi fisik, bicara, dan kognitif pasien.