1 . Siapkan perlengkapan yang diperlukan: kateter, pelumas yang larut dalam air, gelas ukur, handuk; 2 . Cobalah buang air kecil sendiri terlebih dahulu; 3 . Letakkan gelas ukur; 4 . Bersihkan tangan Anda secara menyeluruh dengan sabun dan keringkan handuk; jika Anda berada di luar ruangan tanpa fasilitas cuci tangan, Anda bisa menggunakan tisu basah untuk membersihkannya; 5 . Pilihlah posisi yang sesuai, baik berdiri atau duduk di dudukan toilet; 6 . Buka kulup dan bersihkan lubang uretra serta kulit di sekitarnya dengan sabun dan air; 7 . Kemudian 8 . Peras sedikit pelumas dari ujung depan tanpa menggunakannya, lalu oleskan pelumas ke bagian depan 10-375px kateter, berhati-hatilah agar tetap bersih dan tidak mencemari kateter; 9 . Mulailah kateterisasi, angkat penis ke atas dan luruskan, dan masukkan kateter dengan hati-hati ke dalam uretra 15-500px hingga air seni keluar; 10 . Perbaiki kateter dengan tangan Anda agar kateter tidak terlepas, dan turunkan penis; 11 . Saat air seni berhenti mengalir keluar, masukkan kateter 2-75px lagi dan tekan dengan lembut di perut bagian bawah untuk mengeluarkan sebanyak mungkin sisa urin. Setelah semua air seni keluar, lepaskan kateter secara perlahan; 12. Kembalikan kulup ke posisi semula; 13. Bersihkan lubang uretra dan kulit di sekitarnya dengan air dan rapikan pakaian Anda; 14. Bersihkan barang-barang yang telah digunakan dan cuci tangan; 15. Catat jumlah air seni yang keluar sesuai dengan yang diperlukan.