Apa yang saya ketahui tentang trauma mata pada anak-anak?

Saya ingat suatu hari ketika sekelompok orang dewasa yang panik mengerumuni seorang anak perempuan berusia 4 tahun di ruang gawat darurat. Wajah gadis itu berlumuran darah dan dia menangis. Setelah diperiksa dengan seksama, ternyata bola mata kanannya pecah. Saya bertanya kepada orang tuanya secara rinci dan mengetahui bahwa gadis itu sedang makan di rumah dan bermain dengan mangkuk porselen kecil di tangannya ketika dia tidak sengaja jatuh, dan sepotong mangkuk itu menusuk mata kanannya. Kami mengoperasi gadis itu pada hari yang sama. Sayangnya, bola mata kanan gadis kecil itu mengalami luka pecah yang besar, dan dia kehilangan banyak materi di matanya, yang menyebabkan kerusakan serius dan membuat kebutaan pada mata kanannya tidak dapat dihindari. Saya melihat banyak anak di klinik yang mengalami trauma mata seperti gadis kecil ini. Prognosis untuk anak-anak dengan trauma mata biasanya buruk. Saya ingin mengatakan kepada para orang tua: harap waspada! Adalah mungkin untuk menghindari trauma mata pada anak-anak dan mengurangi jumlah tragedi jika tindakan pencegahan harian dilakukan. Berikut adalah beberapa tindakan pencegahan yang ingin saya sarankan kepada orang tua dan guru: 1. Jangan biarkan anak-anak Anda bermain dengan benda-benda tajam, jarum, gunting, kabel, jarum suntik sekali pakai, dll. Jaga mereka dengan ketat. 2. Jangan memilih senjata mainan, senjata imitasi, atau ketapel yang memiliki benturan keras. 3. Jangan biarkan anak Anda bersentuhan dengan alkohol, kapur, semen, dan bahan kimia lainnya. 4. Jauhkan anak-anak dari kembang api dan petasan. 5, anak-anak harus memperhatikan perlindungan diri saat bermain permainan bola, mengejar dan permainan lainnya, untuk menghindari cedera mata akibat bola atau tangan, atau cedera memar mata akibat jatuh di atas batu atau furnitur bermata tajam. Jangan biarkan anak-anak melihat burung, ayam, kucing, dan anjing terlalu dekat agar tidak dipatuk atau dicakar. 7, jangan menggosok mata setelah cedera, jangan gunakan kotoran untuk membungkus mata. 8, menemukan zat kimia ke dalam mata, harus segera membilas mata dengan air, lalu pergi ke rumah sakit. 9. Ajarkan anak-anak untuk memberi tahu orang tua atau guru mereka tepat waktu jika mereka mengalami trauma mata sehingga mereka dapat dirawat dengan benar atau dikirim ke rumah sakit tepat waktu. Jangan menunda perawatan, yang dapat memperburuk cedera atau menyebabkan komplikasi seperti infeksi septik. Sebagian besar cedera mata yang umum terjadi pada anak-anak dapat dicegah. Melalui pendidikan bersama antara orang tua dan guru, penyimpanan benda-benda berbahaya yang tepat, dan mendidik anak-anak untuk tidak bermain dengan benda-benda dan permainan berbahaya tersebut, jutaan anak dapat dicegah dari cedera dan menjadi bahagia selama sisa hidup mereka.