Trauma okular dapat diklasifikasikan menjadi trauma mekanis dan non-mekanis menurut faktor penyebabnya. Trauma okular mekanis dibagi menjadi dua kategori, tertutup dan terbuka, dan merupakan penyebab trauma yang paling umum, biasanya meliputi memar, cedera tembus, cedera akibat benda asing, dan lain-lain; trauma okular non-mekanis biasanya berupa luka bakar termal, luka bakar kimiawi, radiasi elektromagnetik, dan lain-lain.