1, statistik yang sama sekali tidak merokok menunjukkan bahwa kejadian vaskulitis trombofilik oklusif pada pasien yang merokok jauh lebih tinggi daripada prevalensi populasi yang tidak merokok. Merokok dapat menyebabkan kontraksi pembuluh darah perifer, atau bahkan kejang, meningkatkan derajat oklusi lumen, sehingga memperparah kondisi. 2. Jaga kaki tetap bersih dan kering untuk mencegah trauma dan infeksi Pasien dengan vaskulitis rentan terhadap infeksi karena suplai darah yang tidak mencukupi ke kaki dan berkurangnya daya tahan kulit. Kaki yang bersih dan kering tidak terlalu rentan terhadap serangan bakteri. Setelah kaki mengalami trauma, luka tidak akan sembuh dan akan terinfeksi. 3, isolasi lokal Beberapa orang berpikir bahwa vaskulitis berhubungan dengan hawa dingin. Dingin dapat membuat pembuluh darah berkontraksi atau bahkan kejang, sehingga pembuluh darah yang tersumbat semakin tidak lancar, sehingga kondisinya semakin parah. Namun, insulasi panas tidak boleh terlalu panas, agar tidak meningkatkan metabolisme lokal, meningkatkan konsumsi oksigen, memperburuk kinerja iskemik lokal. 4, ubah posisi kapan saja selama persalinan. Jangan mempertahankan postur tubuh yang sama dalam waktu lama, agar tidak mempengaruhi sirkulasi darah, terutama berdiri dalam waktu lama, stagnasi darah di tungkai bawah, yang akan memperparah pembengkakan dan nyeri lokal serta gejala lainnya. Hindari penggunaan obat vasokonstriksi Adrenalin, efedrin dan obat lain memiliki efek vasokonstriksi, penggunaan obat tersebut akan membuat pembuluh darah perifer berkontraksi, penyempitan lumen, tekanan vena meningkat, sehingga memperparah kondisi.