Benarkah semakin dini operasi untuk sindrom emboli sumsum tulang belakang, semakin baik?

  Penambatan sumsum tulang belakang bukanlah masalah sepele dan keluarga sering kali sangat khawatir dan cemas untuk melakukan operasi sesegera mungkin, tetapi penting untuk menilai kondisi anak, status fisik, perkembangan, dan pemberian makan sebelum memutuskan kapan harus dioperasi.  Tujuan pembedahan adalah melonggarkan sumsum tulang belakang yang tertambat dan, dalam kasus lipoma atau spina bifida, mengangkat lipoma, memperbaiki spina bifida, dan memperbaiki kulit di daerah lumbosakral untuk mencegah pembatasan pertumbuhan dan perkembangan, yang mengakibatkan disfungsi feses dan saluran kemih, atau kelainan bentuk tungkai bawah.  Namun, karena pembedahan juga bersifat traumatis, anak harus berada dalam kondisi fisik yang baik untuk dapat bertahan selama pembedahan dan pulih dengan lebih baik dan lebih cepat setelahnya. Jika emboli sumsum tulang belakang terdeteksi saat lahir, tetapi anak masih menyusui dan dalam kondisi kesehatan yang buruk, atau jika bayi mengalami emboli sumsum tulang belakang di dalam rahim ibu, yang mengakibatkan perkembangannya secara keseluruhan menjadi buruk, maka tidak cocok untuk dilakukan pembedahan segera. Hal ini dikarenakan anak tidak dapat disusui dengan mudah setelah operasi (sayatan biasanya di bagian punggung), dan anak yang belum pernah diberi ASI buatan sebelumnya tidak akan dapat terbiasa dengan pemberian ASI buatan segera setelah operasi, sehingga status gizi dan perkembangan anak tidak akan sesuai standar dan akan sulit untuk pulih dari luka operasi dan saraf yang robek.  Jika anak ditemukan memiliki emboli sumsum tulang belakang saat lahir, tetapi dalam kondisi fisik yang baik dan dapat menahan trauma operasi serta dapat beradaptasi dengan pemberian makanan buatan, maka operasi biasanya dapat dilakukan sedini usia 4-6 bulan. Namun, jika kondisi anak tidak sehat, maka penting untuk membuat anak lebih kuat melalui pemberian makanan dan perawatan sebelum operasi dilakukan. Dalam praktiknya, tidak ada waktu khusus untuk operasi dan biasanya dapat dilakukan antara usia 6 dan 12 bulan atau bahkan sebelum usia 2 tahun.