Dalam sebuah studi baru, para peneliti telah mengidentifikasi mekanisme yang sebelumnya tidak diketahui yang mendorong pertumbuhan dan penyebaran kanker. Mekanisme ini melibatkan peran kunci untuk sel kekebalan tubuh dan fungsi baru untuk molekul pengatur kecil yang disebut microRNA. Penemuan ini menunjukkan strategi baru untuk mengobati kanker dan kemungkinan penyakit sistem kekebalan tubuh. Para peneliti dari The Ohio State University Comprehensive Cancer Centre dan Children’s Hospital Los Angeles menemukan bahwa sel-sel tumor melepaskan vesikel kecil yang diambil oleh sel-sel kekebalan tubuh yang sehat, menyebabkan sel-sel kekebalan tubuh mengeluarkan bahan kimia yang mendorong pertumbuhan dan penyebaran sel-sel tumor. Penelitian ini menggunakan sel kanker paru-paru sebagai subjek dan menunjukkan bahwa vesikel ini mengandung microRNA, molekul yang memainkan peran pengaturan yang kuat, dan bahwa penyerapannya oleh sel kekebalan tubuh menghasilkan perilaku yang berubah. Pada manusia, proses ini melibatkan reseptor sistem kekebalan tubuh mendasar yang disebut Toll-like receptor 8 (TLR8). MicroRNA membantu mengontrol jenis dan jumlah protein yang diekspresikan oleh sel, sering kali dengan mengikat mRNA yang mengekspresikan protein. Temuan utama dari penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) Sel tumor paru-paru melepaskan vesikel yang disebut eksosom, yang mengandung microRNA-21 dan microRNA-29a. Sel kekebalan tubuh – makrofag – yang terletak berdekatan dengan jaringan normal dan jaringan tumor, mengambil eksosom ini. (3) Dalam kasus makrofag manusia, microRNA-21 dan microRNA-29a berikatan dengan TLR8, menghasilkan sekresi tumour-necrosis-factor alpha (TNFα) dan interleukin-6 (IL-6) oleh makrofag, dua sitokin yang mendorong produksi peradangan. . (3) Peningkatan kadar kedua sitokin ini berkorelasi dengan peningkatan jumlah tumor di paru-paru hewan model, karena penurunan kadar kedua sitokin ini menyebabkan penurunan jumlah tumor di paru-paru, yang menyiratkan bahwa mereka juga berperan dalam metastasis tumor.