Selain gejala neuropsikiatri seperti mudah tersinggung, menangis, menjerit di malam hari, keringat berlebih dan kebotakan oksipital, rakhitis defisiensi vitamin D terutama menyebabkan perubahan kerangka, seperti O-kaki dan X-kaki, dada ayam dan tengkorak persegi, tetapi umumnya tidak menyebabkan kerusakan organik pada kecerdasan dan organ. Dalam masyarakat modern, persyaratan eugenika, deteksi dini dan pencegahan dini rakhitis untuk mengurangi efek ini tampak semakin mendesak. Anak siapa yang tidak ingin tumbuh kuat, anak siapa yang tidak ingin berdiri tegak dan tampan, anak siapa yang tidak ingin memiliki kaki lurus dan panjang. Kami menekankan diagnosis dini rakitis sambil mencegah overdiagnosis untuk mencegah penyalahgunaan vitamin D dan suplemen kalsium. Pemeriksaan sinar-X dan pengukuran 25-(OH)D3 adalah standar emas untuk diagnosis rakitis. 25-(OH)D3 adalah bentuk utama vitamin D dalam sirkulasi darah manusia dan merupakan produk antara dari metabolismenya, dengan konsentrasi tertinggi, paling stabil, dan waktu paruh terpanjang dalam darah. Secara klinis, rakhitis defisiensi vitamin D yang khas dapat dibagi menjadi fase awal, fase akut, fase pemulihan, dan fase pasca-akut. Pada rakitis, fase radikal dapat dilihat pada ulna, tulang metakarpal ke-3, ke-4, ke-5, dan bagian depan tulang rusuk pada sinar-X. Pada anak-anak dalam fase pemulihan, kecuali pelebaran epifisis ulnar dan radial yang bisa terus ada, tepi epifisis semuanya menjadi mengkilap dan rapi, zona kalsifikasi sementara muncul kembali, dan ujung anterior tulang metakarpal menjadi mengkilap dan rapi dan jelas. Perubahan sinar-X ini dapat digunakan sebagai dasar pencitraan yang jelas untuk mengevaluasi efektivitas setelah perawatan. Telah dilaporkan bahwa terjadinya rakhitis pada anak-anak berhubungan dengan riwayat penyakit anak-anak sebelumnya, dan ada korelasi antara terjadinya rakhitis dan kerentanan anak-anak terhadap infeksi saluran pernapasan atas, diare, dan anemia, terutama mereka yang sering menderita infeksi saluran pernapasan atas 2,7 kali lebih mungkin untuk mengembangkan rakhitis daripada mereka yang tidak sering menderita infeksi saluran pernapasan atas. Diagnosis yang akurat dari rakitis defisiensi vitamin D adalah kunci untuk pelaksanaan intervensi. Radiografi pergelangan tangan atau radiografi dada anak-anak dengan penyakit pernapasan dapat memberikan petunjuk diagnostik sinar-X yang jelas untuk diagnosis dan stadium rakitis defisiensi vitamin D serta evaluasi efek pengobatan. Pemeriksaan sinar-X harus menjadi cara yang sederhana, nyaman dan universal untuk mendiagnosis rakitis secara akurat dan menilai efektivitas pengobatan.