Pasien dapat memutuskan apakah mereka dapat minum teh chamomile berdasarkan saran dokter mereka setelah berkonsultasi dengan profesional medis.
Sebuah studi kasus-kontrol menemukan bahwa minum teh chamomile dua hingga enam kali seminggu mengurangi risiko kanker tiroid sebesar 70%, dan jika kebiasaan minum teh chamomile dipertahankan selama 30 tahun, risiko terkena penyakit ini berkurang hingga 80%. Alasan untuk ini mungkin karena teh chamomile mengandung bahan aktif antioksidan flavonoid. Namun, chamomile juga mengandung komponen lain seperti minyak atsiri, dan berdasarkan penelitian saat ini, tidak jelas apakah minum teh chamomile memiliki efek negatif pada pasien kanker tiroid. Oleh karena itu, kami tidak merekomendasikan teh chamomile untuk pasien kanker tiroid, tetapi jika Anda benar-benar ingin meminumnya, Anda dapat meminta saran dari dokter Anda.