Kemajuan baru dalam pemantauan glukosa ambulatori dan teknologi pompa insulin

  Pemantauan glukosa darah ambulatori dan pompa insulin adalah dua teknologi yang sangat penting dalam pengelolaan diabetes saat ini. Di waktu lalu, kedua alat ini hanya bisa dipakai secara terpisah atau pada waktu yang sama, dan dosis pompa insulin hanya bisa disesuaikan setelah meninjau hasil tes glukosa darah. Dalam beberapa tahun terakhir ini, seiring dengan perkembangan teknologi, kedua teknologi ini telah berkembang dan menjadi lebih terintegrasi erat. Negara-negara seperti Amerika Serikat sudah mulai menggunakan sistem ‘double C’ yang sebenarnya, menggabungkan keduanya menjadi satu.  Pengujian glukosa darah merupakan prasyarat penting bagi pasien diabetes untuk memenuhi target kontrol glukosa darah mereka. Tes glukosa darah ujung jari, yang sekarang umum digunakan dalam praktik klinis, memungkinkan pasien untuk mendapatkan glukosa darah pada titik waktu mana pun, membantu mereka memahami situasi glukosa darah mereka pada saat itu dan bagaimana hal itu berkaitan dengan gejala mereka. Hemoglobin terglikasi (HbA1c) mewakili profil glukosa darah secara keseluruhan selama sekitar 3 bulan dan merupakan indikator penting apakah target glukosa darah terpenuhi. Pada tahun 1999, sistem pemantauan glukosa darah ambulatori pertama di dunia diperkenalkan, dan sejak itu teknologinya telah menyebar, dengan teknologi pemantauan glukosa darah ambulatori retrospektif ini digunakan terutama untuk diagnosis tambahan diabetes, perencanaan pengobatan, evaluasi khasiat serta pengajaran dan penelitian. Dalam beberapa tahun terakhir, seri iPro dari sistem pemantauan glukosa darah ambulatori retrospektif telah menjadi lebih banyak digunakan dengan mengurangi ukuran instrumen dan membuatnya lebih mudah dipakai oleh pasien, dan dengan menggunakan perangkat lunak manajemen glukosa darah Carelink yang lebih canggih dan canggih untuk mengelola data dan laporan.  Dalam beberapa tahun terakhir, teknologi pemantauan glukosa rawat jalan secara real-time telah dikembangkan, yang diwakili oleh Guardian Real-Time dari Medtronic. Pemantauan glukosa darah ambulatori real-time dapat menampilkan nilai glukosa darah setiap 5 menit, mencerminkan informasi glukosa darah secara real time, dengan jelas menunjukkan pola dan tren perubahan glukosa darah, dan memperingatkan pasien terhadap glukosa darah tinggi atau rendah yang berlebihan, yang lebih membantu pasien untuk mengambil tindakan tepat waktu untuk meningkatkan kemanjuran pengobatan dan mengurangi risiko hipoglikemia. Namun demikian, teknologi yang saat ini digunakan dalam praktik klinis masih berupa probe subkutan, yang agak berbeda dari pengukuran glukosa darah yang lebih sering diperlukan untuk pompa insulin yang sepenuhnya cerdas yang benar-benar diharapkan di masa depan.  Teknologi probe glukosa menentukan akurasi pemantauan glukosa ambulatori, dan probe intravaskular memiliki keunggulan yang tak tertandingi dibandingkan probe subkutan. 2010 ADA melihat beberapa akademisi melaporkan kemajuan terbaru dalam probe intravaskular, baik fluorometrik dan mikrodialisis, yang memiliki tingkat akurasi lebih tinggi daripada probe subkutan.  Perkembangan pompa insulin dalam beberapa tahun terakhir telah berfokus pada kombinasi dual-C, sering disebut sebagai SAP (Sensor Augmented Pump). Pompa insulin 722 Medtronic adalah pompa insulin pertama di dunia yang menggabungkan pemantauan glukosa darah dinamis secara real-time, dengan kemampuan untuk menampilkan nilai glukosa darah setiap 5 menit, memungkinkan pasien untuk mendeteksi perubahan glukosa darah dan membuat penyesuaian tepat waktu pada volume dan pola infus pompa insulin. Hal ini memungkinkan glukosa darah yang lebih lancar dan efektif menghindari glukosa yang berlebihan atau kurang. Studi STAR3, yang diterbitkan dalam New England Journal of Medicine pada tahun 2010, yang mengamati hampir 495 pasien dengan diabetes tipe 1 hingga satu tahun, menegaskan bahwa pengobatan dengan pompa insulin Double C Medtronic dapat mengontrol glukosa darah lebih efektif daripada beberapa suntikan insulin subkutan.  Berdasarkan SAP, pompa loop tertutup berkembang dari hari ke hari, dan perkembangan terbaru dalam pompa loop tertutup terus diumumkan pada kongres ADA 2010 dan ATTD 2011. Penelitian saat ini dalam pompa loop tertutup difokuskan pada kontrol glikemik nokturnal, pompa loop tertutup untuk infus hormon multipel dan banyak lagi. Hasil dari beberapa penelitian yang dipublikasikan cukup menggembirakan, tetapi pompa closed-loop masih dalam tahap laboratorium dan masih jauh dari penggunaan klinis secara luas.  Perkembangan teknologi double C mendorong kemajuan teknologi diagnosis dan pengobatan diabetes. Teknologi double C adalah dasar dari pankreas buatan masa depan dan arah pengembangan manajemen diabetes yang komprehensif.