Penyakit radang usus secara luas didefinisikan sebagai penyakit radang usus dengan berbagai penyebab, termasuk berbagai kondisi radang usus yang menular dan tidak menular. Dalam pengertian yang lebih sempit, penyakit ini mengacu pada penyakit radang usus idiopatik, termasuk kolitis ulserativa, penyakit Crohn, dan kolitis yang tidak terdefinisi. Pemahaman saat ini mengenai etiologi dan patogenesis penyakit radang usus dapat diringkas sebagai berikut: faktor lingkungan yang bekerja pada individu yang rentan secara genetik, dengan keterlibatan flora usus (atau mikroorganisme tertentu yang belum teridentifikasi), memulai sistem imun dan non-imun pada usus, yang pada akhirnya mengarah pada respons imun dan proses inflamasi. Mungkin karena stimulasi antigen yang terus menerus dan gangguan dalam regulasi kekebalan tubuh, respon inflamasi kekebalan tubuh ini memanifestasikan dirinya sebagai hiperaktif yang berlebihan dan kesulitan dalam membatasi diri. Sejauh menyangkut gambaran klinis, pasien memiliki ciri-ciri kepribadian yang sama: mereka cemas, tidak ekspresif, dll. Mereka lebih rentan, dll. Hal ini mungkin disebabkan oleh penyakitnya, tetapi mungkin juga terkait dengan kepribadian dan genetika penyakit. Oleh karena itu, selama proses pengobatan, perhatian perlu diberikan pada psikologi pasien dan perubahan kebiasaan gaya hidup yang mungkin bermanfaat bagi proses penyembuhan penyakit.