Ada banyak penyebab klinis rambut halus, tetapi rambut halus biasanya bukan karena kekurangan ginjal saja, tetapi lebih kepada faktor genetik. Jika rambut halus disertai dengan rambut beruban prematur, nyeri punggung dan kulit kuyu, maka hal ini sebagian besar disebabkan oleh defisiensi ginjal. Selain faktor genetik dan defisiensi ginjal, rambut halus juga dikaitkan dengan defisiensi mikronutrien dan gizi buruk. Hal ini juga terkait dengan perawatan yang tidak tepat, seperti pewarnaan dan pengeritingan yang berlebihan, iritasi sampo, penggunaan produk penataan rambut yang berlebihan, dll. Karena stimulasi jangka panjang dari bahan kimia eksternal, struktur rambut menjadi rusak dan dapat merusak folikel rambut, sehingga menyebabkan rambut halus dan lemas. Perlu juga dicatat bahwa gangguan endokrin akibat larut malam dan suasana hati yang tertekan juga dapat menyebabkan rambut halus dan lemas. Untuk perawatan rambut dalam kehidupan sehari-hari, Anda harus mengubah kebiasaan buruk Anda, mengatur sistem endokrin Anda kembali normal, dan melengkapi dengan nutrisi dan elemen jejak, yang mana wijen hitam adalah produk yang baik untuk perawatan rambut dan obat-obatan. Hindari sering mewarnai dan mengeriting rambut, pilihlah produk keramas dan perawatan rambut yang tepat, dan hindari menstimulasi rambut Anda dengan terlalu banyak panas atau terlalu dingin, dll.