Aturan telapak tangan untuk diet diabetes

  Kontrol diet sangat penting untuk menjaga gula darah tetap stabil, tetapi penderita diabetes sering kali sangat pusing ketika harus makan, dan tidak suka harus menimbang setiap kali mereka makan sesuatu. Penderita diabetes perlu mengontrol pola makan mereka, tetapi tubuh juga membutuhkan asam amino, protein, vitamin dan nutrisi lainnya. Bagaimana Anda bisa memahami jumlah ini?  ”Aturan telapak tangan” adalah menggunakan jumlah yang dapat digenggam di telapak tangan Anda untuk mengukur jumlah makanan yang Anda makan. Meskipun pola makan pasien diabetes memiliki perbedaan individu tertentu, “aturan telapak tangan” benar-benar dapat digunakan sebagai indikator referensi untuk pola makan pasien.  1, karbohidrat: seperti berbagai makanan pokok, Anda dapat menggunakan makanan bertepung seukuran dua kepalan tangan (sekitar 100 gram); jika itu adalah buah, setara dengan jumlah seukuran kepalan tangan.  2, protein: seperti daging sapi dan domba, ayam, bebek dan ikan, dll. Dianjurkan untuk memilih 1 potong yang setara dengan ukuran telapak tangan dan ketebalan jari kelingking Anda.  3, sayuran berdaun hijau: pilihlah jumlah sayuran yang bisa Anda pegang dengan dua tangan untuk dikonsumsi. Tentu saja, sayuran ini sebaiknya adalah sayuran berdaun hijau yang mengandung gula yang relatif sedikit, seperti kubis, seledri, pemerkosaan, bayam, dll. Namun demikian, sayuran hijau yang tidak berdaun seperti kentang, ubi jalar, ubi dan loofah relatif tinggi gula dan harus dimakan secukupnya.  4. Lemak: Batasi jumlah lemak hanya sampai ujung ibu jari Anda (buku jari pertama), misalnya, tidak lebih dari 250ml susu rendah lemak per makanan.  Selain itu, penting untuk memahami keseimbangan dalam diet Anda. Misalnya, jika Anda makan beberapa kacang ekstra hari ini, Anda harus memasak dengan sedikit minyak dan sedikit daging untuk menjaga keseimbangan, bukan berarti Anda tidak boleh makan apa pun.