1. Minum lebih banyak air Minum lebih banyak air akan meningkatkan volume air seni dan mengencerkan kristal dalam air seni sehingga kristal-kristal tersebut dapat dengan mudah dikeluarkan dari tubuh. Pada saat yang sama, bahkan batu-batu kecil yang telah terbentuk dapat dikeluarkan dari urin lebih awal. 2. Atur pola makan Anda Jangan terlalu banyak makan dan minum, dan batasi kelebihan gizi. Untuk komponen batu yang berbeda, harus diterapkan rejimen diet yang berbeda: pasien dengan batu oksalat harus menghindari makanan tinggi asam oksalat, seperti bayam, jamur, kentang, chestnut, teh hitam pekat, kopi, cokelat, tomat, stroberi, kesemek, plum, dll. Penderita batu asam urat harus berhati-hati untuk makan sesedikit mungkin makanan yang tinggi asam urat, seperti jeroan hewan, makanan laut, teh hitam, kopi, cokelat dan kacang tanah. Pasien dengan batu kalsium fosfat harus makan lebih sedikit makanan yang mengandung lebih banyak kalsium seperti susu sapi. 3.Mencegah dan mengobati infeksi saluran kemih Antibiotik oral untuk mengobati infeksi saluran kemih, sementara resistensi saluran kemih terhadap infeksi dapat ditingkatkan dengan mengasamkan urin (misalnya minum jus apel). 4. Mengobati penyakit primer dan memperbaiki kelainan anatomi Mengurangi kemungkinan pembentukan batu dari perspektif pembentukan batu.