Empat tanda bahwa bayi Anda mungkin kekurangan zinc!

Fungsi kekebalan tubuh yang tertekan mengacu pada sistem kekebalan tubuh anak yang rendah sehingga rentan terhadap infeksi bakteri, virus, jamur, dan infeksi lainnya. Hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah memastikan bahwa anak Anda memiliki pemahaman yang baik tentang hal ini.  Gejala 1: Infeksi kulit Dalam kehidupan sehari-hari, orang tua juga harus memberikan perhatian ekstra pada masalah kulit anak-anak mereka. Iklim yang lembab di musim panas memudahkan bakteri dan virus untuk tumbuh. Pada musim seperti ini, jika anak Anda mengalami ruam kulit, Anda mungkin ingin memeriksa elemen jejak anak Anda untuk mengetahui apakah ia kekurangan seng, selain pengobatan yang tepat.  Gejala 2: Xenophagia Ketika anak-anak kekurangan seng, mereka mungkin mengalami perubahan fungsi pengecap dan mengalami xenophagia, seperti suka makan kotoran, ampas oven, dan debu. Meskipun banyak penelitian telah menemukan bahwa gangguan ini bukan merupakan indikasi langsung dari kekurangan seng. Namun, menelan tanah liat dan benda asing dalam jumlah besar dapat menyebabkan penyerapan zat besi dan seng dalam tubuh. Begitu seorang anak ditemukan menderita xenophagia, selain segera membantunya untuk mengubah jenis masalah ini, ia juga harus mengonsumsi suplemen mikronutrien yang relevan.  Gejala 3: Penyembuhan luka yang buruk Anak-anak sangat aktif dan benjolan serta memar dapat dengan mudah terjadi. Banyak orang tua mendapati bahwa anak-anak mereka tidak pulih dengan mudah dari benturan dan memar ringan. Jika hal ini terjadi, orang tua harus segera membawa anak mereka ke rumah sakit untuk menjalani tes yang relevan untuk mengetahui apakah anak tersebut kekurangan seng.  Gejala 4: Perkembangan tulang yang tidak normal Balita yang kekurangan seng memiliki tinggi badan yang jauh lebih rendah daripada balita normal karena sintesis protein yang lebih sedikit di dalam tubuh mereka, dan secara serius dapat mengalami kekerdilan, sehingga orang tua harus sangat memperhatikan perkembangan tulang yang tidak normal pada anak-anak mereka begitu mereka menyadarinya.