Apa saja gejala kekurangan zinc

Kekurangan seng dapat menyebabkan sindrom defisiensi seng, di mana pasien dapat menderita pertumbuhan dan perkembangan yang terbelakang, infeksi, anoreksia, penglihatan rendah, lesi kulit, dan rambut rontok. 1. Pertumbuhan dan perkembangan terbelakang: Seng adalah nutrisi yang sangat diperlukan dalam tubuh manusia, jika kekurangan seng dapat mempengaruhi sintesis asam nukleat dan protein, mempengaruhi perkembangan anak-anak, menyebabkan tinggi dan berat badan yang rendah, dan bahkan berdampak pada perkembangan intelektual. 2. Infeksi: Kekurangan seng dapat dengan mudah menurunkan kekebalan tubuh dan menyebabkan penyakit menular seperti pilek dan pneumonia. 3. Anoreksia: Kekurangan seng dapat dengan mudah mengurangi fungsi pengecap, yang menyebabkan gejala seperti kehilangan nafsu makan dan anoreksia, dan juga dapat menyebabkan xenophagia. 4. Penglihatan rendah: Kekurangan seng dapat menyebabkan metabolisme vitamin A yang tidak normal, yang memengaruhi penglihatan, rabun senja, katarak, dan gangguan penglihatan lainnya. 5. Lesi kulit dan rambut rontok: Pasien dengan defisiensi zinc dapat mengalami kulit kering, rambut rontok, ruam, jerawat, dan gejala lainnya. Pasien dapat mencari perawatan medis tepat waktu dan di bawah bimbingan dokter. Makan lebih banyak makanan seperti unggas, hati, makanan laut, kacang-kacangan, dll. Suplemen dengan seng sulfat, seng glukonat, dll. Jika perlu.