Kesehatan Prakonsepsi dan Eugenika – Apa yang harus dilakukan sebelum memiliki bayi yang sehat…

  Kehamilan adalah sebuah proyek yang sistematis dan perawatan pra-konsepsi dan kehamilan merupakan langkah penting untuk mengurangi cacat lahir. Namun, tidak semua pasangan memiliki pemahaman yang jelas tentang cara melakukan hal ini sebelum kehamilan, sehingga perlu memiliki pengetahuan yang rinci tentang perawatan prakonsepsi yang tepat untuk mempersiapkan bayi yang sehat.
  Panduan perawatan kesehatan prakonsepsi terbaru dan bukti medis berbasis bukti baru-baru ini diterbitkan oleh Amerika Serikat, Inggris, Kanada, dan WHO. Panduan Perawatan Kesehatan Prakonsepsi (Edisi Pertama) secara resmi dirilis secara online pada bulan November 2011.
  Isi dari panduan ini meliputi: pendidikan dan panduan kesehatan, isi perawatan kesehatan umum, item pemeriksaan tambahan (dibagi menjadi item wajib dan persiapan), dan berlaku untuk semua wanita hamil. Ceramah ini menjelaskan Panduan Perawatan Kesehatan Prakonsepsi dan mengilustrasikan pengetahuan yang berkaitan dengan perawatan kesehatan prakonsepsi (fisiologi, psikologi, diet, obat-obatan, lingkungan dan penyakit) dan pemeriksaan prakonsepsi dengan contoh-contoh, sehingga pasangan usia subur dapat memahami pentingnya dan pentingnya perawatan kesehatan prakonsepsi sebelum kehamilan.
  I. Pendidikan dan bimbingan kesehatan
  Pendidikan dan bimbingan kesehatan prakonsepsi diberikan kepada pasangan yang berencana untuk hamil, dengan mengikuti prinsip menggabungkan bimbingan universal dan bimbingan individual.
  (1) Mempersiapkan dan merencanakan kehamilan, dan menghindari kehamilan pada usia lanjut.
  (2) Nutrisi yang tepat dan kontrol penambahan berat badan.
  (3) Cara mengonsumsi suplemen asam folat.
  (4) Wanita dengan penyakit genetik, penyakit kronis dan penyakit menular yang sedang mempersiapkan kehamilan harus dinilai dan dibimbing.
  (5) Penggunaan obat secara rasional dan menghindari obat yang dapat mempengaruhi perkembangan janin normal.
  (6) Hindari paparan zat beracun dan berbahaya di lingkungan tempat tinggal dan tempat kerja (misalnya radiasi, suhu tinggi, timbal, merkuri, benzena, arsenik, pestisida, dll.) dan hindari kontak dekat dengan hewan peliharaan.
  (7) Mengubah kebiasaan buruk (misalnya merokok, alkoholisme, penyalahgunaan narkoba, dll.) dan gaya hidup; hindari pekerjaan dengan intensitas tinggi, lingkungan dengan tingkat kebisingan tinggi, dan kekerasan dalam rumah tangga.
  (8) Menjaga kesehatan mental, meringankan tekanan mental dan mencegah terjadinya masalah psikologis selama kehamilan dan setelah melahirkan.
  (9) Memilih olahraga dengan bijak.
  II. Perawatan kesehatan rutin
  1. Penilaian faktor risiko pra-kehamilan: (1) Tanyakan status kesehatan pasangan yang sedang mempersiapkan kehamilan. (2) Kaji riwayat penyakit kronis sebelumnya, riwayat keluarga dan genetik. (3) Riwayat kehamilan dan persalinan yang merugikan. (4) Gaya hidup, pola makan dan gizi, status pekerjaan dan lingkungan kerja, status olahraga, kekerasan dalam rumah tangga, hubungan interpersonal, dll.
  2. Pemeriksaan fisik: (1) Meliputi pengukuran tekanan darah, berat badan, dan penghitungan indeks massa tubuh (IMT). (2) Pemeriksaan ginekologi rutin.
  3. Pemeriksaan tambahan
  1. Pemeriksaan wajib: meliputi hal-hal berikut ini.
  (1) Pemeriksaan darah rutin;
  (2) Pemeriksaan urin rutin;
  (3) Golongan darah (ABO dan Rh);
  (4) Fungsi hati;
  (5) Fungsi ginjal;
  (6) Glukosa darah puasa;
  (7) HBsAg;
  (8) Spirochete sifilis;
  (9) Pemeriksaan HIV;
  (10) Sitologi serviks (jika tidak diperiksa dalam waktu 1 tahun).
  2. Barang-barang persiapan: termasuk barang-barang berikut ini.
  (1) Pemeriksaan Toxoplasma gondii, virus rubella, cytomegalovirus dan virus herpes simpleks (TORCH).
  (2) Tes keputihan (keputihan rutin, gonokokus, Chlamydia trachomatis);
  (3) Tes fungsi tiroid;
  (4) Skrining Talasemia (Dua Ngarai, Dua Danau, Hainan, Sichuan, Chongqing, dll.);
  (5) Tes toleransi glukosa oral 75g (OGTT; untuk wanita berisiko tinggi);
  (6) Pemeriksaan lipid darah;
  (7) Ultrasonografi ginekologi;
  (8) Elektrokardiogram