Berapa lama seseorang dapat hidup dalam keadaan vegetatif?

Durasi bertahan hidup dalam keadaan vegetatif sangat bergantung pada status gizi pasien dan tingkat perawatan, dengan tingkat perawatan yang baik dan suplai gizi yang wajar, kelangsungan hidup bisa mencapai 20 tahun atau bahkan lebih lama. Selain mempertahankan beberapa refleks neurologis naluriah dan kemampuan untuk memetabolisme zat dan energi, pasien vegetatif mengalami kehilangan kemampuan kognitif, tidak dapat mengenali diri mereka sendiri atau lingkungan mereka, tidak berinteraksi dengan orang lain dan tidak merespons rangsangan secara bermakna. Kondisi vegetatif yang menetap biasanya dapat dinilai setidaknya satu tahun setelah cedera otak traumatik dan setidaknya tiga bulan setelah penyakit non-traumatik. Pasien vegetatif rentan terhadap komplikasi akibat tirah baring yang berkepanjangan, seperti infeksi paru-paru, infeksi saluran kemih, dan luka baring. Komplikasi infeksi ini dapat dengan mudah mengancam nyawa pasien, tetapi dengan pengobatan dan perawatan yang tepat, mereka dapat bertahan hidup untuk waktu yang lama. Pasien vegetatif harus diberikan nutrisi yang lebih baik, perawatan yang cermat untuk menghindari komplikasi seperti luka baring dan infeksi, serta latihan rehabilitasi yang tepat dan pemijatan pada anggota tubuh untuk menghindari kontraktur otot dan mempercepat pemulihan.