Manifestasi klinis utama dari neuropati optik traumatis

Gejala pertama neuropati optik traumatik sebagian besar berupa kehilangan penglihatan secara tiba-tiba, dan pada kasus yang parah, dapat menyebabkan kebutaan. Selain itu, oedema diskus optikus dan perdarahan retina perifer, oklusi penglihatan (misalnya, cacat lapang pandang), penglihatan warna yang tidak normal, pupil mata yang membesar pada mata yang cedera, serta reaksi abnormal terhadap cahaya juga dapat terjadi setelah cedera saraf optikus. Sebagian besar cedera saraf optik intrakranial disebabkan oleh fraktur dasar tengkorak, yang dapat disertai dengan perdarahan subarakhnoid traumatik dan dapat menyebabkan sakit kepala paroksismal pada kasus yang ringan, atau pada kasus yang berat, koma mendadak dengan gejala iritasi meningeal (kekakuan pada leher, dsb.).