Penyakit jantung paru dapat diobati dengan metode fisik maupun pengobatan. Tujuan utama pengobatan adalah untuk mengendalikan infeksi bronkial sehingga dapat mengurangi frekuensi serangan akut penyakit jantung paru, jadi obat apa yang harus diminum oleh pasien penyakit jantung paru? Pertama, antibiotik dapat diminum untuk mencegah infeksi, tetapi harus digunakan dengan hati-hati, karena terlalu banyak antibiotik dapat memperburuk kondisi dan membuat tubuh resisten terhadap antibiotik, mengganggu keseimbangan koloni normal dalam tubuh, mengurangi kekebalan tubuh dan bahkan memicu gejala lain dalam tubuh. Obat jantung juga dapat digunakan, karena dapat membantu mengurangi beban pada jantung, tetapi penting untuk dicatat, bahwa penggunaan obat jantung jangka panjang dapat menyebabkan racun terakumulasi dalam tubuh pasien, yang menyebabkan kondisi yang mengancam jiwa. Pasien juga dapat diobati dengan terapi oksigen, yang memiliki efek samping yang lebih sedikit daripada obat-obatan dan dapat mengurangi tingkat kematian penyakit ini, meskipun tidak dapat menyembuhkannya. Oleh karena itu, apabila pasien menderita penyakit jantung paru, ia dapat mengonsumsi obat-obat ini, tetapi yang terbaik adalah mengikuti petunjuk dokter dan mengonsumsinya di bawah bimbingannya, daripada mengonsumsinya secara membabi buta sendiri.