Analisis risiko pasien yang menjalani artroplasti lutut total

Dengan perkembangan sosial ekonomi, tuntutan pasien akan kualitas hidup, dan ketersediaan material baru, jumlah pasien yang menjalani artroplasti lutut total semakin muda. Pasien yang lebih muda dan lebih aktif tidak dapat dihindari untuk meningkatkan keausan sendi, tetapi apakah ada masalah potensial lainnya? Latar Belakang: Meskipun kegagalan mekanis aseptik di awal setelah artroplasti lutut total telah dilaporkan pada pasien yang lebih muda, namun tidak jelas apakah revisi karena infeksi periprostetik terkait dengan populasi ini. Tujuan dari penelitian ini terutama untuk menentukan apakah ada perbedaan yang signifikan dalam kejadian infeksi periprostetik dini yang memerlukan revisi antara mereka yang berusia kurang dari 50 tahun dan mereka yang berusia lebih dari 50 tahun. METODE: Sampel besar pasien yang dipulangkan dari rumah sakit non-publik di California: kriteria inklusi adalah: pasien yang menjalani penggantian lutut total primer unilateral dari tahun 2005-2009; dan pasien yang menjalani operasi revisi parsial atau total untuk infeksi periprostetik atau kegagalan mekanis aseptik dalam waktu 1 tahun setelah operasi. Studi multivariat ini mencakup koreksi risiko untuk variabel demografis dan klinis utama, dan efek dari artroplasti lutut total pada infeksi dan kegagalan mekanis aseptik diselidiki dengan menggunakan pendekatan pemodelan bertingkat. Hasil: Pada 1 tahun pasca operasi, dari 120.538 pasien artroplasti lutut total, 983 (0,82%) menjalani operasi revisi untuk infeksi periprostetik, sedangkan 1.385 (1,15%) menjalani operasi revisi untuk kegagalan mekanis, kejadian kumulatif revisi untuk infeksi periprostetik pada pasien di bawah 50 tahun adalah 1,36%, dan kejadian kumulatif revisi untuk kegagalan mekanis aseptik adalah 3,49 persen. Dalam model yang dikoreksi risiko, risiko infeksi periprostetik 1,8 kali lebih tinggi pada pasien yang berusia di bawah 50 tahun dibandingkan dengan pasien yang berusia 65 tahun atau lebih tua, dan risiko kegagalan mekanis aseptik 4,7 kali lebih tinggi dibandingkan dengan risiko pada pasien yang berusia 65 tahun atau lebih tua. KESIMPULAN: Pasien yang berusia kurang dari 50 tahun 1 tahun setelah artroplasti lutut total memiliki risiko revisi yang jauh lebih tinggi akibat infeksi periprostetik atau kegagalan mekanis aseptik.