Perubahan patologis pada glomerulonefritis kronik umumnya dibedakan berdasarkan luasnya lesi, apakah difus, fokal, glomerular seluruhnya, atau segmental glomerular. Yang kedua adalah jenis lesi, termasuk reaksi eksudatif, reaksi sitoproliferatif, reaksi proliferatif thylakoid, lesi sklerotik, lesi membranoproliferatif atau lesi kapiler thylakoid, serta lesi membran, lesi nekrotik, pembentukan bulan sabit, dan perubahan sel epitel. Perubahan patologis perlu didefinisikan dalam interstitium tubular ginjal, termasuk adanya oedema interstitial, atrofi, dan fibrosis interstitial.