Pasien penyakit vaskular sistemik yang tidur dengan sedikit berkeringat di malam hari terutama dianggap terkait dengan reaksi inflamasi, cedera jantung, ketidaknyamanan lingkungan, dan faktor lainnya.
1. Reaksi inflamasi: Vaskulitis sistemik dapat menyebabkan reaksi inflamasi, yang mengakibatkan demam, kelelahan, nyeri sendi dan gejala lainnya, dan beberapa pasien mungkin juga mengalami keringat berlebih. Pasien perlu melakukan pemeriksaan sedimentasi darah, protein C-reaktif, antibodi terkait vaskulitis dan tes lainnya untuk menilai kondisi ini lebih lanjut.
2. Kerusakan jantung: manifestasi klinis vaskulitis sistemik terkait dengan jenis dan lokasi pembuluh darah yang terkena. Jika jantung terlibat, angina pektoris dan infark miokard dapat dipicu, terutama saat serangan, dan fenomena sedikit berkeringat dapat terjadi.
3. Ketidaknyamanan lingkungan: misalnya, suhu kamar tidur yang terlalu tinggi, atau tempat tidur yang terlalu tebal, juga merupakan faktor penting dalam memicu keringat berlebih.
4. Faktor lain: misalnya, disfungsi simpatis yang disebabkan oleh stres setelah penyakit, yang dapat menyebabkan keringat sedikit.
Pasien vaskular sistemik dengan keringat malam juga dapat dikaitkan dengan hipertiroidisme, diabetes dan penyakit lainnya, disarankan agar pasien segera ke bagian reumatologi, kardiologi dan departemen terkait lainnya, serta mematuhi instruksi dokter untuk diagnosis dan pengobatan.