Apa manfaat olahraga untuk penyakit Parkinson?

Olahraga ringan dapat digunakan sebagai salah satu metode pencegahan dan terapi untuk penyakit Parkinson dan merupakan metode yang efektif dengan biaya yang murah dan efek samping yang sedikit. Para dokter mengatakan:- “Olahraga ringan dapat memperbaiki keterlambatan motorik, keseimbangan, kognisi, dan aspek-aspek lain dari penyakit Parkinson, dan secara signifikan meningkatkan kualitas hidup penderita penyakit Parkinson.” Olahraga ringan dapat mencegah penyakit Parkinson Sejumlah penelitian internasional telah dilakukan mengenai gaya hidup dan timbulnya penyakit Parkinson, dan para peneliti telah menemukan bahwa olahraga teratur dapat mengurangi kejadian penyakit Parkinson dibandingkan dengan olahraga yang tidak banyak bergerak, dan dengan menggabungkan gaya diet Mediterania serta konsumsi kopi dan teh dalam jumlah yang cukup, diharapkan dapat mencegah penyakit Parkinson. Olahraga ringan bersifat neuroprotektif Olahraga memiliki efek yang menguntungkan pada fungsi neurologis pada pasien dengan berbagai penyakit otak. Penelitian terhadap model hewan penyakit Parkinson dan penelitian terhadap pasien penyakit Parkinson telah menemukan bahwa olahraga ringan memiliki efek perlindungan saraf Olahraga ringan meningkatkan fungsi kognitif dan suasana hati Olahraga aerobik bermanfaat bagi fungsi otak lansia, dan telah menjadi konsensus di antara para ahli di dalam dan luar negeri. Penelitian di luar negeri telah menemukan bahwa pasien penyakit Parkinson stadium awal dan pertengahan yang menjalani program latihan multi-modal selama 16 minggu (olahraga dua kali seminggu dan latihan kebugaran yang berlangsung selama 30-60 menit, yang terutama melatih ketangkasan, keseimbangan dan koordinasi, menunjukkan bahwa fungsi kognitif pasien penyakit Parkinson ini telah membaik. Pasien Parkinson yang berolahraga secara teratur memiliki tingkat depresi dan sikap apatis yang lebih rendah dibandingkan dengan pasien Parkinson yang tidak berolahraga.